sukabumiheadline.com – Bencana pergeseran tanah melanda Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak Ahad (22/2/2026).
Menurut Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, data per Senin (2/3/2026), kerusakan rumah mencapai 90 rumah.
“Rumah kategori rusak ringan 20 unit, rusak sedang 17, dan rumah dengan kategori rusak berat 13 unit,” kata Daeng dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjut Daeng, dari dampak pergerakan tanah itu sekitar 104 kepala keluarga (KK) terdampak atau 334 jiwa terusir dari kampungnya ke kerabat terdekat, serta sebagian lainnya bertahan di tenda pengungsian.
“Ada 51 KK atau 168 jiwa, pengungsi di tenda darurat ada 48 kepala Keluarga atau 160 jiwa, dan pengungsi yang memiliki mengontrak rumah ada 1 kepala keluarga,” ujar Daeng.
Selain rumah, Pondok pesantren (Ponpes) Haryadul Fallah juga ikut terdampak. Diketahui, ponpes tersebut merupakan tempat santri dan santriwati sebanyak 25 perempuan dan 29 laki-laki menimba ilmu agama.
Kini kebutuhan sembako, makanan siap saji, serta selimut dan alat tidur juga dibutuhkan oleh warga.









