Kisah Aiptu Hikmatuloh, polisi di Sukabumi rela jual motor demi bantu warga

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah Aiptu Hikmatuloh, polisi di Sukabumi rela jual motor demi bantu warga - Polres Sukabumi Kota

Kisah Aiptu Hikmatuloh, polisi di Sukabumi rela jual motor demi bantu warga - Polres Sukabumi Kota

sukabumiheadline.com – Di balik seragam dinas Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Sukabumi Kota, tersimpan jiwa sosial yang luar biasa dari seorang anggota bernama Aiptu Hikmatuloh.

Polisi berpangkat bintara tinggi ini menjadi buah bibir masyarakat berkat aksi kemanusiaannya yang melampaui tugas pokoknya sebagai penegak hukum di jalan raya.

Teranyar, Hikmatuloh bergerak cepat membantu warga yang terdampak ambruknya Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (7/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari laman resmi kepolisian, peristiwa yang terjadi di bantaran Sungai Cisuda ini mengancam keselamatan rumah milik Sri (38) dan Peri (41).

Menyadari risiko luapan air sungai yang bisa merendam pemukiman warga, Hikmatuloh bersama rekan-rekannya tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga terjun langsung memikul material untuk membangun benteng darurat.

“Upaya ini kami lakukan untuk meminimalisir dampak lanjutan pasca ambruknya TPT. Kondisi rumah warga sangat dekat dengan titik longsoran, sehingga air sungai sangat mudah masuk jika debit air meningkat. Kami membantu semampu kami agar lingkungan tetap aman,” ujar Hikmatuloh dikutip sukabumiheadline.com, Ahad (19/4/2026).

Selain bantuan fisik, ia juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah yang masih labil di sekitar bantaran sungai.

Ketulusan Hikmatuloh bukan kali ini saja terlihat. Sebelumnya, ia melakukan aksi yang sangat menyentuh hati dengan menjual sepeda motor pribadinya seharga Rp5 juta.

Uang tersebut ia gunakan sepenuhnya untuk memulai pembangunan rumah milik pasangan Sobari (55) dan Yuli (48) di Kampung Bunisari, Desa Langensari, yang kondisinya nyaris roboh.

Keputusan besar tersebut bermula saat ia berteduh dari hujan deras di rumah keluarga tersebut. Melihat kondisi atap yang bocor dan bangunan yang rapuh, hatinya terketuk untuk bertindak nyata.

“Setelah melihat kondisinya, saya tidak bisa tenang. Saya sampaikan niat saya ke istri, dan alhamdulillah beliau sangat mendukung. Kendaraan bisa dicari kembali, namun membantu sesama adalah panggilan hati yang tidak bisa ditunda,” ungkapnya.

Bagi Sobari, yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot, kehadiran Hikmatuloh merupakan sebuah keajaiban. Ia mengaku tak pernah menyangka seorang polisi akan begitu peduli terhadap nasib keluarganya hingga rela berkorban secara pribadi.

Sosok Hikmatuloh kini menjadi inspirasi di lingkungan Polres Sukabumi Kota dan masyarakat luas. Tindakannya membuktikan bahwa Polri bukan sekadar penegak hukum, melainkan pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang hadir dengan empati dan ketulusan di tengah kesulitan warga.

Berita Terkait

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terbaru