sukabumiheadline.com – Timbulan sampah adalah volume atau berat sampah yang dihasilkan dari berbagai sumber, seperti rumah tangga, komersial, industri, dan lainnya, di suatu wilayah dalam satuan waktu tertentu, umumnya diukur dalam kg/orang/hari atau liter/orang/hari.
Ini mencakup total akumulasi sampah yang dihasilkan sebelum pengelolaan lebih lanjut. Timbulan sampah dipengaruhi jumlah penduduk, tingkat pendapatan, dan gaya hidup.
Mengutip dari tesis karya Nurviani Fadila berjudul Literature Review: Faktor-faktor Terkait Timbulan Sampah di Indonesia, di website resmi Universitas Diponegoro, Semarang, sampah merupakan residu dari aktivitas harian manusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sampah merupakan residu dari aktivitas harian manusia dan/atau proses alam dalam bentuk padat, terdiri dari bahan organik dan anorganik, serta tidak lagi dianggap memiliki guna sehingga harus dikendalikan supaya tidak berbahaya bagi lingkungan,” kata Nurviani, dikutip sukabumiheadline.com, Kamis (7/5/2026).
Data timbulan sampah per wilayah di Kabupaten Sukabumi

Data timbulan sampah sering digunakan untuk merencanakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah di sebuah wilayah.
Di Kabupaten Sukabumi, Ciambar menjadi kecamatan dengan timbulan sampah paling sedikit, yakni hanya 11.970 meter kubik (m3). Sedangkan, kecamatan dengan timbulan sampah terbanyak adalah Cisaat, yakni mencapai 2.581.644 m3.
Untuk informasi, jika dikonversi ke tonase, 1 meter kubik (m3) sama dengan atau setara 0,49 ton.
Berikut adalah data timbulan sampah menurut kecamatan dirangkum sukabumiheadline.com dari data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi.
Wilayah Pelayanan dan Jumlah Timbulan Sampah

1. Wilayah Cisaat
- Sukabumi: 1.011.845 m3
- Kadudampit: 392.825 m3
- Cisaat: 2.581.644 m3
- Gunungguruh: 1.142.052 m3
2. Wilayah Cibadak
- Cikembar: 377.074 m3
- Cibadak: 1.789.097 m3
- Cicantayan: 547.713 m3
- Nagrak: 940.709 m3
- Warungkiara: 366.833 m3
- Caringin: 151.316 m3
3. Wilayah Cicurug
- Cicurug: 2.301.318 m3
- Cidahu: 739.081 m3
- Parungkuda: 1.215.354 m3
- Bojonggenteng: 184.376 m3
- Parakansalak: 158.327 m3
- Ciambar: 11.970 m3
Wilayah Palabuhanratu
- Palabuhanratu: 1.716.061 m3
- Simpenan: 592.173 m3
- Cisolok: 731.158 m3
- Cikakak: 291.289 m3
- Cikidang: 177.213 m3
Wilayah Jampang Kulon
- Surade: 934.306 m3
- Jampang Kulon: 645.753 m3
- Ciracap: 401.983 m3
- Cibitung: 265.753 m3
- Cimanggu: 303.031 m3
- Kalibunder: 234.973 m3
- Waluran: 518.548 m3
- Ciemas: 473.309 m3
- Sagaranten: 107.388 m3
Wilayah Sukaraja
- Nyalindung: 600.818 m3
- Sukaraja: 1.867.054 m3
- Kebonpedes: 679.573 m3
- Cireunghas: 640.623 m3
- Gegerbitung: 498.237 m3
- Sukalarang: 1.015.569 m3
Berdasarkan data di atasi, Total di Kabupaten Sukabumi mengahasilkan 26.606.346 (26,60 juta) m3 timbulan sampah selama satu tahun 2025.









