Warga Jawa Barat, BBB 2026 mulai digelar, pasar kreatif penggerak UMKM

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pedagang UMKM batik dan busana Muslim - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pedagang UMKM batik dan busana Muslim - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com Bulan Belanja Bandung (BBB) 2026 melalui Pasar Kreatif Bandung di Paris Van Java Mall dengan melibatkan 339 pelaku usaha lokal untuk memperluas pemasaran produk, meningkatkan penjualan UMKM, dan menggerakkan ekonomi daerah, sudah dibuka sejak Ahad (8/6/2026).

BBB 2026 menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Bandung untuk memperkuat sektor perdagangan dan pariwisata melalui rangkaian festival belanja yang berlangsung dari Juni hingga Agustus 2026.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan Pasar Kreatif Bandung menjadi salah satu agenda utama yang disiapkan untuk menarik wisatawan sekaligus meningkatkan transaksi produk lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah upaya berbulan-bulan yang kita siapkan. Dari Juni kita gelar berbagai festival belanja. Pasar Kreatif ini menjadi salah satu puncak awalnya,” ujar Farhan dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi Diskominfo Kota Bandung, Jumat (12/6/2026).

Menurut Farhan, momentum peningkatan kunjungan wisatawan harus diimbangi dengan kesiapan produk kreatif yang mampu memberikan pengalaman belanja menarik bagi pengunjung.

“Wisatawan yang datang ke Bandung jangan pulang dengan tangan kosong. Infrastruktur itu tugas pemerintah, tapi pengalaman belanja itu tanggung jawab pelaku usaha,” tuturnya.

Busana kantoran untuk Muslimah usia 40-50 - Greisy Official
Busana kantoran untuk Muslimah usia 40-50 – Greisy Official

Ia menilai keunggulan Kota Bandung terletak pada kreativitas para pelaku usaha yang mampu menghadirkan produk dengan karakter dan nilai tambah yang kuat.

“Karya kreatif itu harus punya ‘greget’, punya rasa. Itu yang membuat Bandung berbeda dari kota lain. Kita mungkin kalah infrastruktur, tapi soal kreativitas dan ‘soulful*-nya*, Bandung unggul,” katanya.

Farhan juga mengingatkan pentingnya menjaga ketersediaan produk agar pertumbuhan permintaan masyarakat tidak memicu kenaikan harga.

“PR kita ada di suplai. Daya beli bagus, tapi produksi harus ditingkatkan supaya harga tetap stabil,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Ronny Ahmad Nurudin menjelaskan Pasar Kreatif Bandung 2026 melibatkan 169 pelaku usaha fesyen, 78 kriya, dan 92 kuliner.

Sebanyak 40 persen peserta yang terlibat merupakan pelaku usaha baru yang mendapatkan kesempatan memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas.

Ronny menyebut kegiatan tersebut akan digelar secara bergiliran di delapan pusat perbelanjaan hingga awal Agustus 2026.

Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, program Pasar Kreatif Bandung mencatatkan omzet mencapai Rp10,1 miliar dengan melibatkan lebih dari 300 pelaku usaha.

Selain Pasar Kreatif Bandung, rangkaian Bulan Belanja Bandung 2026 juga mencakup Indonesia Shopping Festival, Hari Belanja Diskon Indonesia, dan Bandung Great Sale yang diharapkan mampu meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat.

Ronny mengatakan keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, dan pengelola pusat perbelanjaan membuka peluang promosi yang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang.

“Ketika pelaku usaha tumbuh, lapangan kerja meningkat dan ekonomi daerah akan semakin kuat,” katanya.

Program ini diharapkan mendorong peningkatan omzet UMKM, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat posisi Kota Bandung sebagai destinasi wisata belanja dan ekonomi kreatif.

Berita Terkait

Menghitung produksi susu sapi dan kambing di Sukabumi serta kandungan gizinya
Tren penurunan kredit UMKM Sukabumi di bank umum 3 tahun terakhir
Jerit perajin tempe di Sukabumi dipicu Rupiah jeblok
Batik hingga bumerang, ini 13 produk UMKM Sukabumi dikenal di mancanegara
Produksi daging dan populasi kambing di Sukabumi, ini kandungan gizi ternak para Nabi
Sukabumi berapa? Ciamis terbanyak populasi kambing di Jabar
10 kabupaten dengan populasi sapi terbesar di Jabar, Cianjur nomor 1, Sukabumi berapa?
Pria Sukabumi ini gagas Kampung Pengangguran Menuju Desa Pengangguran

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:21 WIB

Warga Jawa Barat, BBB 2026 mulai digelar, pasar kreatif penggerak UMKM

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:13 WIB

Menghitung produksi susu sapi dan kambing di Sukabumi serta kandungan gizinya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:08 WIB

Tren penurunan kredit UMKM Sukabumi di bank umum 3 tahun terakhir

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:55 WIB

Jerit perajin tempe di Sukabumi dipicu Rupiah jeblok

Senin, 1 Juni 2026 - 03:00 WIB

Batik hingga bumerang, ini 13 produk UMKM Sukabumi dikenal di mancanegara

Berita Terbaru

Standar cantik wanita Indonesia - sukabumiheadline.com

Internasional

Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia

Kamis, 11 Jun 2026 - 21:37 WIB