1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sayuran - sukabumiheadline.com

Ilustrasi sayuran - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Satu tahun pertama program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan, produksi pertanian sayuran dan buah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, 11 komoditas mengalami kenaikan volume produksi.

Sementara itu, 6 komoditas sayuran lainnya mengalami penurunan. Demikian halnya dengan produksi buah semangka dan melon, juga mengalami penurunan produksi yang signifikan.

Adapun 6 komoditas sayuran yang mengalami penurunan produksi, adalah bawang daun, bawang merah, cabai besar, cabai keriting, cabai rawit, dan jamur tiram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sayuran selada, brokoli, wortel, timun, kembang kol, sawi, kangkung, dan paprika - sukabumiheadline.com
Sayuran selada, brokoli, wortel, timun, kembang kol, sawi, kangkung, dan paprika – sukabumiheadline.com

Berikut adalah rincian Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim Menurut Jenis Tanaman di Kabupaten Sukabumi (kuintal), 2024–2025, dikutip sukabumiheadline.com dari Survei Holtikultura Pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (6/7/2026).

Produksi komoditas sayuran naik

Sebanyak enam komoditas pertanian mengalami penurunan produksi dalam kurun 2024-2025. Berikut rinciannya:

  • Kacang Panjang: 72.132,42 kuintal (2024) naik jadi 104.858,10 kuintal (2025)
  • Kangkung: 12.549,00 kuintal (2024) naik jadi 14.680,00 kuintal (2025)
  • Ketimun: 80.375,50 kuintal (2024) naik jadi 139.313,10 turun jadi (2025)
  • Kubis: 43.985,00 kuintal (2024) naik jadi 51.275,14 kuintal (2025)
  • Labu Siam: 32.711,00 kuintal (2024) naik jadi 67.908,00 kuintal (2025)
  • Petsai: 86.170,00 kuintal (2024) naik jadi 105.143,85 kuintal (2025)
  • Terung: 54.637,50 kuintal (2024) naik jadi 114.870,40 kuintal (2025)
  • Tomat: 146.839,00 kuintal (2024) naik jadi 170.904,40 kuintal (2025)
  • Wortel: 16.531,50 kuintal (2024) naik jadi 19.152,00 kuintal (2025)
  • Bayam: 1.641,45 kuintal (2024) naik jadi 2.432,00 kuintal (2025)
  • Buncis: 51.240,30 kuintal (2024) naik jadi 88.419,00 kuintal (2025)

Produksi komoditas sayuran turun

Sebanyak enam komoditas pertanian mengalami penurunan produksi dalam kurun 2024-2025. Berikut rinciannya:

  • Bawang Daun: 50.987,00 kuintal (2024) turun jadi 41.928,60 kuintal (2025)
  • Bawang Merah: 3.992,00 kuintal (2024) turun jadi 3.285,60 kuintal (2025)
  • Cabai Besar: 69.632,00 kuintal (2024) turun jadi 56.195,00 kuintal (2025)
  • Cabai Keriting: 142.901,00 kuintal (2024) turun jadi 125.551,30 kuintal (2025)
  • Cabai Rawit: 167.558,00 kuintal (2024) turun jadi 158.769,20 kuintal (2025)
  • Jamur Tiram: 83.493,40 kuintal (2024) turun jadi 31.790,00 kuintal (2025)

Buah–buahan

Demikian dengan produksi buah semangka dan melon, juga mengalami penurunan.

  • Melon: 1.345,00 kuintal (2024) turun jadi 1.365,00 kuintal (2025)
  • Semangka: 3.270,00 kuintal (2024) turun jadi 1.015,00 kuintal (2025)

Berita Terkait

Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut
Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!
Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan
Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi
Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing
Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang
Mengenal 27 produk kerajinan khas Jawa Barat, ada Batik Lokatmala Sukabumi
Ini 40 kecamatan penghasil jambu biji di Sukabumi, Indonesia juara dunia

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 00:19 WIB

1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:44 WIB

Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:21 WIB

Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:56 WIB

Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:03 WIB

Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi Pendopo Sukabumi Palabuhanratu ditutupi kain putih - sukabumiheadline.com

Sukabumi

BASB ancam tutupi Pendopo Sukabumi dengan kain kafan

Minggu, 5 Jul 2026 - 13:00 WIB