Harus ganti tabung, CNG 3 kg pengganti LPG 3 kg mulai diproduksi bulan depan

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabung Elpiji 3 kg dan tabung CNG 3 kg - Ist

Tabung Elpiji 3 kg dan tabung CNG 3 kg - Ist

sukabumiheadline.com – Compressed natural gas (CNG) 3 kg yang rencananya diproduksi untuk menggantikan LPG 3 kilogram bakal diproduksi mulai Juli 2026. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengeklaim sudah banyak hotel, restoran hingga dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menggunakan CNG.

Bahlil juga menyebut kebijakan ini sebagai upaya mengurangi impor dan subsidi energi. Jika sudah diberlakukan, tabung CNG 3 kg memiliki spesifikasi berbeda berbeda dengan LPG 3 kg.

“Sekarang kita lakukan uji tahap ketiga, mudah-mudahan bulan Juli sudah bisa produksi (CNG 3kg),” ujar Bahlil dalam acara Energy Forum CNBC Indonesia, dikutip Jumat (26/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pemerintah kini tengah mengembangkan penggunaan CNG untuk masyarakat penerima subsidi yang selama ini menggunakan tabung LPG 3 kilogram.

“Ini bukan barang yang muncul dari tiba-tiba dari Fakfak datang tidak, ini sudah sudah ada ini. Cuman untuk rakyat kita di bawah yang dikenakan subsidi itu adalah pakai tabung yang 3 kilo,” jelasnya.

Ia menyebutkan tabung CNG 3 kg tersebut menggunakan tekanan 200 hingga 250 bar dan sedang menjalani uji coba tahap akhir, termasuk pengujian sistem katup atau valve pengaman. Tujuannya agar tak perlu mengganti kompor untuk menggunakan tabung tersebut.

“Ini yang kita coba nanti kompornya tidak perlu diganti kompor langsung dan itu bisa menahan peledakan dan kebakaran sampai 1.000 cc, itu sudah sekarang lagi diuji,” tegasnya.

Berita Terkait

Satu di Sukabumi, 65 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih dilengkapi cold storage
UU Ketenagakerjaan baru: Kini pekerja kontrak dan outsourcing dapat pesangon
Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum
Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi
Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar
Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili
BNN minta semua jenis vape dilarang
Diklaim lebih adil, pemerintah bakal beri bansos digital untuk desil 1 hingga 5 awal 2027

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Satu di Sukabumi, 65 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih dilengkapi cold storage

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UU Ketenagakerjaan baru: Kini pekerja kontrak dan outsourcing dapat pesangon

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:47 WIB

Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi

Rabu, 30 September 2026 - 12:05 WIB

Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar

Berita Terbaru