Petani Ciemas Sukabumi kini mampu produksi bahan bakar PLTU Palabuhanratu

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PLTU Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi PLTU Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Petani di Cilegok, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kini mampu produksi bahan bakar PLTU Palabuhanratu dari tanaman sorgum atau Sorghum spp. adalah tanaman serealia serbaguna yang bijinya menjadi makanan pokok penting kelima di dunia.

Selain untuk dikonsumsi, sorgum yang dibudidayakan juga diolah menjadi biomassa untuk dijual ke PT PLN Indonesia Power (PLN IP). Perusahaan milik negara itu telah melakukan pengiriman perdana biomassa jenis sorgum dust yang akan digunakan sebagai bahan bakar pendamping batu bara (co-firing) di PLTU Pelabuhan Ratu. Baca selengkapnya: Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing

Pengiriman biomassa perdana ini menjadi tonggak penting dalam program transisi energi dan pengembangan energi hijau yang tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilustrasi tanaman dan buah sorgum matang - sukabumiheadline.com
Ilustrasi tanaman dan buah sorgum matang – sukabumiheadline.com

Kegiatan panen sorgum di Ciemas digelar Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu itu melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, perusahaan mitra, hingga kelompok tani setempat pada 18 Juni 2026 lalu.

Program budidaya sorgum sendiri telah dimulai sejak 2025. Setelah melalui proses penanaman dan pengelolaan selama lebih dari satu tahun, tanaman tersebut kini memasuki masa panen dan mulai memberikan manfaat nyata, baik dari sisi ekonomi maupun keberlanjutan energi.

Sorgum dipilih karena memiliki nilai manfaat ganda. Selain batang dan daunnya yang dapat diolah menjadi sorgum dust sebagai bahan bakar biomassa untuk program co-firing di PLTU Pelabuhan Ratu, biji sorgum juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan alternatif yang mendukung ketahanan pangan nasional. Baca selengkapnya: Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing

PLN IP mendorong penggunaan energi yang lebih bersih dengan mengurangi ketergantungan terhadap batu bara. Di sisi lain, program tersebut juga membuka peluang pendapatan baru bagi petani lokal serta menciptakan keterhubungan antara sektor pertanian dan industri energi.

Keberadaan PLN sebagai pembeli utama biomassa turut memberikan kepastian pasar bagi hasil panen masyarakat. Kondisi ini diharapkan mampu mendukung pengembangan ekonomi sirkular di wilayah sekitar pembangkit sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Inisiatif tersebut menunjukkan sinergi antara sektor energi dan pertanian yang mampu menciptakan manfaat bersama,” kata Direktur Utama PLN IP, Bernadus Sudarmanta.

Manfaat sorgum untuk kesehatan 

Sorgum
Sorgum – Ist

Untuk informasi, sorgum sangat populer sebagai alternatif pengganti nasi karena kaya protein, tinggi serat, bebas gluten, serta memiliki indeks glikemik rendah yang aman untuk penderita diabetes.

Menurut penelitian, dibandingkan dengan beras putih, sorgum menawarkan profil nutrisi yang sangat baik. Sorgum sangat aman dikonsumsi oleh penderita penyakit celiac atau intoleransi gluten.

Sorgum juga tidak memicu lonjakan gula darah, cocok untuk diet dan penderita diabetes, dan membantu melancarkan pencernaan dan memberikan efek kenyang lebih lama. Selain itu, sorgum juga kaya antioksidan, sehingga baik untuk kesehatan jantung dan membantu menurunkan kolesterol jahat.

Sorgum sangat fleksibel dan dapat diolah menjadi berbagai macam produk makanan, dengan cara dikupas, lalu dimasak dan dikonsumsi layaknya nasi atau quinoa.

Biji sorgum bisa diolah menjadi brondong (popcorn). Selain itu, sorgum juga bisa digiling untuk dijadikan tepung yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat roti, kue kering, atau pancake.

Untuk diketahui, jauh sebelum mulai populer di Indonesia, tanaman ini berasal dari wilayah Afrika dan Asia Timur, lalu telah ditanam di Indonesia sejak berabad-abad lalu.

Di Indonesia, sorgum juga dikenal dengan berbagai nama lokal, seperti cantel, jagung rote, atau watar hamu.

Sorgum dikenal sangat tangguh dan adaptif, serta mampu tumbuh di lahan kering atau lahan marjinal dengan kebutuhan air yang sedikit dan tahan terhadap hama. Baca selengkapnya: Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing

Berita Terkait

Iceler mesin es batu 24 jam untuk UMKM, cek harganya
Harga Xiaomi Mijia Ultra 3HP, AC Floor-Standing hanya butuh 15 detik dinginkan rumah
BRIN kembangkan Rubber Crossing Plate untuk perlintasan KA, lebih kuat dari beton
Usai KF-21 Boromae jalani 1.600 kali tes, pesawat buatan Korsel-RI dapat sertifikat layak tempur
7 produk yang percuma diciptakan
Bunda, ini spesifikasi 5 kompor listrik terbaik mulai Rp170 ribu, efisiensi energi tinggalkan elpiji
Spesifikasi MQ-4C Triton: Drone AS seharga Rp3.500 miliar lenyap di Selat Hormuz
Kursi lontar pilot pesawat tempur: Mengenal sejarah, penemu dan prinsip kerja

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:52 WIB

Petani Ciemas Sukabumi kini mampu produksi bahan bakar PLTU Palabuhanratu

Senin, 22 Juni 2026 - 18:08 WIB

Iceler mesin es batu 24 jam untuk UMKM, cek harganya

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:00 WIB

Harga Xiaomi Mijia Ultra 3HP, AC Floor-Standing hanya butuh 15 detik dinginkan rumah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:42 WIB

BRIN kembangkan Rubber Crossing Plate untuk perlintasan KA, lebih kuat dari beton

Senin, 11 Mei 2026 - 22:28 WIB

Usai KF-21 Boromae jalani 1.600 kali tes, pesawat buatan Korsel-RI dapat sertifikat layak tempur

Berita Terbaru

New Honda ADV 350 - Honda

Otomotif

New Honda ADV 350, skutik maxi dan gahar dijual segini

Sabtu, 27 Jun 2026 - 18:35 WIB

Menu di Warung Nasi H. Empud Sukabumi - Ist

Kuliner

Daftar restoran terbaik di Sukabumi versi tokoh nasional

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:33 WIB