Spesifikasi MQ-4C Triton: Drone AS seharga Rp3.500 miliar lenyap di Selat Hormuz

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spesifikasi MQ-4C Triton: Drone AS seharga Rp3.500 miliar lenyap di Selat Hormuz - Ist

Spesifikasi MQ-4C Triton: Drone AS seharga Rp3.500 miliar lenyap di Selat Hormuz - Ist

sukabumiheadline.com – Drone pengintai milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), MQ-4C Triton, dilaporkan hilang di kawasan Selat Hormuz. Pesawat tanpa awak dengan harga 200 juta dollar AS sekira Rp3.500 miliar atau Rp3,5 triliun tersebut hilang dari radar sesaat setelah mengirimkan sinyal darurat dalam penerbangan.

MQ-4C Triton merupakan salah satu alat utama sistem pertahanan (alutsista) termahal milik AS. Hingga saat ini, belum dapat dipastikan apakah drone tersebut jatuh akibat kendala teknis atau ditembak jatuh oleh pihak lain.

Kronologi hilangnya MQ-4C Triton

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir kompas.com dari NDTV, Jumat (10/4/2026), drone tersebut baru saja menyelesaikan misi pengintaian selama tiga jam di atas Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Pesawat tanpa awak itu terpantau sedang dalam perjalanan kembali menuju pangkalannya di Naval Air Station Sigonella, Italia. Data dari situs pelacak penerbangan, Flightradar24, menunjukkan bahwa drone sempat berbelok sedikit ke arah wilayah Iran sesaat sebelum mengirimkan kode 7700 alias sinyal darurat.

Setelah sinyal tersebut dikirim, MQ-4C Triton terpantau kehilangan ketinggian secara drastis sebelum akhirnya hilang sepenuhnya dari sistem pelacakan. Insiden ini terjadi selang dua hari setelah AS dan Iran menyepakati gencatan senjata pada Rabu (8/4/2026).

MQ-4C Triton bukan sekadar drone biasa. Dengan nilai investasi mencapai lebih dari 200 juta dollar AS per unit, pesawat nirawak ini merupakan pilar utama Komando Pusat AS alias Central Command (Centcom) untuk wilayah Teluk.

Triton dirancang untuk pengintaian strategis jangka panjang di titik-titik krusial. Fungsi utama dari drone ini adalah melakukan pengintaian maritim skala besar secara terus-menerus.

Sering kali, MQ-4C Triton bertindak sebagai “mata” di ketinggian bagi pesawat patroli P-8A Poseidon. MQ-4C Triton satu-satunya pesawat maritim otonom kategori High Altitude Long Endurance (HALE) yang mampu beroperasi di atas 50.000 kaki.

Drone ini juga dapat terbang selama lebih dari 24 jam dengan jangkauan mencapai 7.400 mil laut. Hingga 2025, Angkatan Laut AS tercatat mengoperasikan 20 unit MQ-4C Triton, dengan rencana penambahan tujuh unit lagi di masa mendatang.

Berita Terkait

Kamera Sony RX10 V solusi sempurna untuk yang gak suka ribet, cek harganya
10 merek kulkas mini terbaik, hemat listrik, dan murah buat kosan
Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi
Sepeda listrik VW punya radar plus helm dan kacamata ala pilot tempur, harga?
Petani Ciemas Sukabumi kini mampu produksi bahan bakar PLTU Palabuhanratu
Iceler mesin es batu 24 jam untuk UMKM, cek harganya
Harga Xiaomi Mijia Ultra 3HP, AC Floor-Standing hanya butuh 15 detik dinginkan rumah
BRIN kembangkan Rubber Crossing Plate untuk perlintasan KA, lebih kuat dari beton

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 02:58 WIB

Kamera Sony RX10 V solusi sempurna untuk yang gak suka ribet, cek harganya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:02 WIB

10 merek kulkas mini terbaik, hemat listrik, dan murah buat kosan

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:37 WIB

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:57 WIB

Sepeda listrik VW punya radar plus helm dan kacamata ala pilot tempur, harga?

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:52 WIB

Petani Ciemas Sukabumi kini mampu produksi bahan bakar PLTU Palabuhanratu

Berita Terbaru