Menaker luncurkan program Tailor Made Training Batch 2 di Sukabumi

- Redaksi

Senin, 12 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli membuka peluncuran program Tailor Made Training (TMT) Batch 2 di Sukabumi, Jawa Barat. Program Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tersebut diluncurkan pada Ahad (11/10/2026).

TMT Batch 2 tersebut dijadwalkan mulai 19 Oktober 2026 selama dua pekan. Sebanyak 11 jenis pelatihan diselenggarakan dalam empat klaster. Klaster Ekonomi Digital, Perkantoran, dan Komunikasi meliputi Practical Office Advance, Content Creator, dan Public Speaking.

Klaster Pangan dan Kuliner mencakup Pangan Kuliner, Roti dan Kue, Peracikan Minuman Kopi, serta Pengelolaan Kelembagaan Brigade Pangan. Klaster Garmen dan Fesyen meliputi Menjahit Pakaian, Pembuatan Pakaian dengan Mesin Jahit, dan Operasi Mesin Jahit. Sementara itu, Klaster Kecantikan menyediakan pelatihan Rias Wajah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangan resminya, Senin (12/10/2026), program ini disebut mencakup 100 paket pelatihan vokasi bagi 1.600 calon peserta yang disiapkan melalui empat klaster ekonomi sesuai kebutuhan pasar kerja dan potensi usaha daerah.

Yassierli mengatakan, pelatihan vokasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja lokal agar peserta memiliki keterampilan yang relevan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha.

“Program ini dirancang khusus berbasis kebutuhan pasar kerja lokal guna mencetak tenaga kerja yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Yassierli saat membuka TMT Batch 2, dikutip sukabumiheadline.com, Senin malam.

Yassierli juga meminta peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar benar-benar menguasai keterampilan yang diajarkan. Ia menegaskan, sertifikat harus mencerminkan kemampuan nyata peserta.

“Sertifikat itu hanya diberikan kalau memiliki skill. Jadi, siapkan diri Anda. Instrukturnya sudah teruji puluhan tahun. Instruktur punya jejaring dan pengalaman yang luar biasa, manfaatkan,” katanya.

Menurut Yassierli, keberhasilan pelatihan tidak berhenti pada selesainya proses belajar. Lulusan juga perlu mendapat dukungan agar keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk bekerja atau mengembangkan usaha.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah membantu menghubungkan lulusan dengan informasi lowongan kerja, akses permodalan, pasar, dan pendampingan usaha sesuai kebutuhan.

“Indonesia Emas 2045 tak akan terwujud hanya dari ruang-ruang rapat di Jakarta. Ia dibangun dari ruang-ruang pelatihan seperti ini, dari tangan-tangan terampil anak muda di Sukabumi dan di seluruh penjuru Nusantara,” ujar Yassierli.

Pelaksanaan TMT Batch 2 melibatkan sejumlah mitra dari pemerintah daerah dan lembaga masyarakat. Mitra pemerintah daerah terdiri atas UPT BLK pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sukabumi, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sukabumi, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, serta Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi.

Adapun mitra dari unsur masyarakat meliputi Yayasan Al Furqon Kebonjati, Yayasan Sigma Indonesia Sinergi, Yayasan Madani Tegallega, dan LPK Badami.

Berita Terkait

Besok becak listrik Prabowo dibagikan gratis di Sukabumi, cek spesifikasi, fitur dan harganya
Harga kakao global melambung, hitung produksi bahan baku cokelat di Sukabumi
Mindshift 5: Kreasi Wargi: IPB University bekali eks TKI Sukabumi hilirisasi budidaya lele
50 UMKM Sukabumi dibantu FEB UI perluas pasar melalui pelatihan digital marketing
Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran
Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi
Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai
Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Menaker luncurkan program Tailor Made Training Batch 2 di Sukabumi

Senin, 12 Oktober 2026 - 01:58 WIB

Besok becak listrik Prabowo dibagikan gratis di Sukabumi, cek spesifikasi, fitur dan harganya

Selasa, 29 September 2026 - 04:56 WIB

Harga kakao global melambung, hitung produksi bahan baku cokelat di Sukabumi

Rabu, 16 September 2026 - 22:41 WIB

Mindshift 5: Kreasi Wargi: IPB University bekali eks TKI Sukabumi hilirisasi budidaya lele

Selasa, 8 September 2026 - 19:56 WIB

50 UMKM Sukabumi dibantu FEB UI perluas pasar melalui pelatihan digital marketing

Berita Terbaru