Ada Kemoceng dan Kotoran Manusia, Mobil Hitam Ditinggalkan di Cikembar Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 22 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil jenis Ayla terparkir di Cikembar Sukabumi. l Istimewa

Mobil jenis Ayla terparkir di Cikembar Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CIKEMBAR – Diduga ditinggal pelaku, satu unit kendaraan Daihatsu Ayla warna hitam dengan nomor polisi D 1320 QI hasil kejahatan diamankan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cikembar, Polres Sukabumi.

Kapolsek Cikembar AKP Ridwan Ishak dalam keterangan yang diterima sukabumiheadlines.com mengungkapkan bahwa kendaraan yang diamankan tersebut, saat ditemukan dalam keadaan tak berpenumpang dan ditinggalkan di sisi jalan karena diduga hasil kejahatan.

Dijelaskan Ridwan, sekira pukul 06.30 WIB pagi, anggota Reskrim Polsek  Cikembar mendapat laporan dari masyarakat terkait penemuan mobil jenis Ayla warna hitam terparkir di pinggir jalan Cibanteng, Desa/ Kecamatan Cikembar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dicurigai kendaraan tersebut hasil kejahatan yang ditinggalkan oleh pelakunya,” ungkapnya, Selasa (22/3/2022).

hitam1
Mobil jenis Ayla terparkir di Cikembar Sukabumi. l Istimewa

Dijelaskan Ridwan, setelah mendapat laporan itu, anggota piket Polsek Cikembar bersama anggota Unit Reskrim mendatangi lokasi penemuan kendaraan, dengan melakukan pengecekan dan pemeriksaan.

“Hasil pengecekan, memang kendaraan itu seperti ditinggalkan oleh pelaku kejahatan karena posisi kendaraan saat ditemukan di pinggir jalan Cibanteng, kondisi bagian kaca depan pintu sebelah kiri terbuka setengah. Kunci kontak juga tidak ditemukan,” terangnya.

“Tidak hanya itu, disebrang jalan tidak jauh dari lokasi penemuan kendaraan, tepatnya di lahan perkebunan karet petugas menemukan kemoceng serta kotoran manusia. Selanjutnya, kendaraan diamankan di Mapolsek Cikembar, untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut,” tandasnya.

Berita Terkait

Bupati Sukabumi respons “ulah ngopi wae” dari netizen
Jalan Kabupaten di Nyalindung Sukabumi 4 tahun rusak, warga: Sudah sering diukur
Rifaldi, biker Sukabumi terjungkal akibat kabel menjuntai ke jalan
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong ekosistem pendidikan inklusif, aman, dan memberdayakan
Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka
Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup
Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya
Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:54 WIB

Bupati Sukabumi respons “ulah ngopi wae” dari netizen

Senin, 4 Mei 2026 - 00:01 WIB

Jalan Kabupaten di Nyalindung Sukabumi 4 tahun rusak, warga: Sudah sering diukur

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:03 WIB

Rifaldi, biker Sukabumi terjungkal akibat kabel menjuntai ke jalan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:04 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong ekosistem pendidikan inklusif, aman, dan memberdayakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:02 WIB

Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka

Berita Terbaru

Bupati Sukabumi Asep Japar - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Sukabumi

Bupati Sukabumi respons “ulah ngopi wae” dari netizen

Senin, 4 Mei 2026 - 20:54 WIB

Ilustrasi hewan kurban kambing, domba dan sapi - sukabumiheadline.com

Hikmah

Berkurban dengan cara utang, begini pandangan Islam

Senin, 4 Mei 2026 - 10:00 WIB