Agar Libur Lebaran ke Sukabumi Lancar, Catat Rekayasa Lalu Lintasnya

- Redaksi

Kamis, 28 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi, Polda Jawa Barat, akan melakukan simulalasi rekayasa lalu lintas menjelang parayaan Idul Fitri 1443 H/ 202 M

Rekayasa lalu lintas dilaksanakan di Simpang Tiga Gunung Butak Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat.

Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Bagus Yudo Setyawan melalu Kanit Regident Polres Sukabumi IPTU Iwan Hendi mengungkapkan, simulasi rekayasa lalu lintas dilaksanakan sebagai sosialisasi kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita melaksanakan rekayasa lalu lintas, tujuannya untuk sosialisasikan kepada masyarakat,” ungkap Iwan Hendi kepada sukabumiheadlines.com, Kamis (28/4/2022).

Baca Juga :  Kisah tragis dan sejarah kebun binatang yang pernah ada di Sinagar Sukabumi

“Jadi nanti akan ada ruas-ruas jalan dengan rekayasa lalu lintas, untuk pelaksanaan sendiri, kita nanti berlakukan H + 1 (satu hari setelah lebaran),” sambungnya.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Iwan Hendi, pengunjung ataupun masyarakat yang datang dari arah Citepus menuju ke arah Sukabumi Kota, di simpang Gunung Butak akan diarahkan lurus menuju ke Simpang Tiga PDAM.

Nah di Simpang Tiga PDAM ini pengunjung bisa belok kanan menuju arah Jalan Sudirman ataupun lurus melalui via jalur Cikidang,” jelasnya.

Baca Juga :  Raih Medali Emas SEA Games 2021, Warga Nyalindung Sukabumi Sambut Kepulangan Irpan

Sementara, kata Iwan Hendi dari arah Palabuhanratu menuju ke arah Simpang Tiga Gunung Butak serta Cisolok Kabupaten Sukabumi, arus lalin akan diberlakukan satu arah (one way).

“Untuk one way kita laksanakan dari bawah atau yang dari Pasar Palabuhabratu menuju ke sini (Simpang Gunung Butak) arah Cisolok kita satu arah,” terangnya.

“Harapan kita diberlakukan seperti itu supaya tidak ada crossing di Simpang Tiga Gunung Butak ini,” tandasnya.

Berita Terkait

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026
Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah
Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia
Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki
Remaja belasan tahun asal Cisaat Sukabumi terancam 15 tahun penjara

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:02 WIB

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09 WIB

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:47 WIB

Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:19 WIB

Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:11 WIB

Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik

Berita Terbaru

Gedung tua peninggalan Belanda - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Khazanah

Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya

Kamis, 29 Jan 2026 - 03:02 WIB