AH, Ketum Partai dan Menteri Jokowi Trending Selingkuh Rifa Handayani

- Redaksi

Sabtu, 18 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rifa Handayani saat membuat laporan polisi. l Istimewa

Rifa Handayani saat membuat laporan polisi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I JAKARTA – Kabar dugaan perselingkuhan salah seorang menteri di Kabinet Pemerintahan Presiden Jokowi berinisial AH dengan seorang wanita bernama Rifa Handayani, belakangan menjadi perbincangan publik.

Kabar tersebut diungkapkan Rifa Handayani yang mengaku sempat memiliki hubungan khusus dengan AH pada 2013 silam. Hal itu disampaikan Rifa Handayani lewat pengakuannya yang ditayangkan kanal YouTube Hersubeno Point, seperti dilihat pada Sabtu 18 Desember 2021.

Rifa, dalam video itu, menceritakan pertemuan dirinya dengan AH pada 2012 di sebuah konser internasional di Ancol Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat itu, AH meminta pin BlackBerry Messenger dan nomor handphone dirinya. Namun, ia mengakui saat itu tidak mengetahui sosok AH lantaran belum menjadi menteri. Setelah perkenalan itu, kita akhirnya menjalin komunikasi dan berhubungan khusus hingga tahun 2013,” ujar Rifa.

Namun, lanjut Rifa, setelah dirinya menjalin hubungan khusus dengan pria yang saat ini menjadi ketua umum partai, dirinya mendapat teror dan intimidasi dari pihak AH.

Baca Juga :  Cemburu, pria asal Sukabumi ini kejar lalu tabrak mobil istri dan toko hingga rusak

“Tiba-tiba pada pertengahan tahun 2013, Juni masalah datang. Saya mendapat teror dan intimidasi dari AH dan saya blok nomor AH,” tuturnya.

Tak hanya ketika itu, lanjut Rifa, teror tersebut berlanjut lewat istri sah AH yakni YA. “YA juga meneror saya di media sosial melalui direct message,” ungkapnya.

Lantaran terus diteror, Rifa Handayani pun akhirnya menceritakan masalah tersebut ke sang suami yang kemudian melakukan konfirmasi ke menteri AH.

“Saya sebenarnya takut menceritakan hal ini ke suami karena saya mau gak mau menceritakan tentang aib saya juga ke suami. Tapi karena saya tidak tahan diteror, saya harus menceritakan hal ini ke suami,” kata Rifa.

Sang suami Rifa akhirnya menelepon menteri AH untuk melakukan pertemuan guna mengonfirmasi perselingkuhan itu. “Suami saya melakukan pertemuan, mencoba mengkonfirmasi hubungan khusus antara saya dan AH yang berakhir teror kepada diri saya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ketum PKB Ingin Pemilu Diundur Dua Tahun

Kepada sang suami, kata Rifa, sang menteri mengakui bahwa ia memang memiliki hubungan khusus dengan Rifa. “Dalam pertemuan tersebut, AH mengakui bahwa dirinya memiliki hubungan khusus dengan saya dan melakukan teror kepada saya karena emosi,” ujarnya.

Lapor Bareskrim Polri

Rifa sebelumnya telah mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan intimidasi dan pengancaman via media sosial yang diterimanya. Intimidasi dan ancaman ini diduga terkait dengan kisah perselingkuhan dirinya dengan AH. Tapi laporan di Mabes Polri beberapa hari lalu itu, menurut Rifa, belum diproses oleh kepolisian.

“Pertamanya kita ke bareskrim hari Jumat tanggal 10. Terus disitu dibilang laporan bukan tidak diterima, cuma kurang bukti,” kata Rifa.

“Saya telah melaporkan ke bebagai pihak yang berwajib terhadap AH dan YA karena saya diteror juga diancam dan saya merasa jiwa saya terancam. Saya diteror ya, merasa terintimidasi, terhina, diduga itu dilakukan oleh AH dan YA (Istri AH),” tegas Rifa.

Dalam kesempatan sama, Kuasa Hukum Rifa, Rizal mengatakan, “Saya bersama Bu Bifa meminta keadilan serta meminta perlindungan hukum keterkaitan dengan klien saya yang mengalami intimidasi dan pengancaman.”

Berita Terkait

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas
Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal
Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis
Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan
Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi
Bunyi genderang perang antara Mendikdasmen dengan Gubernur Jawa Barat
Teror ancam kebebasan pers, PBNU: Bukan tradisi bangsa yang beradab
Setelah UU TNI berikutnya RUU Polri, penolakan rakyat diprediksi semakin masif

Berita Terkait

Rabu, 2 April 2025 - 20:25 WIB

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas

Rabu, 2 April 2025 - 05:00 WIB

Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal

Senin, 31 Maret 2025 - 08:00 WIB

Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 28 Maret 2025 - 00:00 WIB

Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan

Kamis, 27 Maret 2025 - 20:11 WIB

Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi

Berita Terbaru