Akan cek ulang pembangunan jalan di Kota Sukabumi, Ayep Zaki: Masak 6 bulan rusak lagi

- Redaksi

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayep Zaki cek jalan rusak di Kota Sukabumi - Istimewa

Ayep Zaki cek jalan rusak di Kota Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana maninjau kondisi infrastruktur perkotaan. Sejumlah titik yang dikunjungi meliputi saluran drainase dan jalan berlubang.

Ayep menyebut, hal itu bertujuan memastikan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur berjalan tepat sasaran dan responsif terhadap keluhan masyarakat.

“Dampaknya tidak hanya pada peningkatan kualitas lingkungan perkotaan, tetapi juga mendorong efisiensi mobilitas warga, pengurangan risiko banjir, dan kenyamanan ruang publik,” kata Ayep, Selasa (8/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita akan fokus drainase, terus nanti jalan,” imbuhnya.

Bobby Maulana menambahkan, jika drainase tidak diperbaiki lebih dulu, lalu dibangun jalan, dikhawatirkan usia jalan tidak akan lama.

“Sebab kalau drainasenya tidak diperbaiki, nanti jalannya rusak lagi,” rimpal pria yang populer sebagai artis komedi tersebut.

Ayep menambahkan, kedatangannya untuk memastikan jalan mana yang bisa dibangun pada April 2025.

“Ini kita datang untuk memastikan, mana yang bisa dibangun pada April 2025 ini. Kita pastikan kualitas. Bukan proyek dipotong-potong. Bukan proyek dibagi-bagi,” kata dia.

Ayep juga berjanji akan kembali cek kondisi jalan dalam kurun satu tahun kemudian, untuk memastikan apakah jalan masih baik atau rusak lagi.

“Ini sekarang lihat nih, sekarang saya datang tanggal 8 (April). Nanti bulan April 2026 saya datang lagi ke sini, rusak lagi gak nih? Masak ngebangun jalan, enam bulan sudah rusak?”

Hanya 61 kilometer dalam kondisi baik

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Kondisi jalan rusak tidak hanya di wilayah kabupaten, tapi juga di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, jalan rusak di Kota Mochi ini lebih dari 36 persen dari total panjang jalan yang ada.

Padahal, Kota Sukabumi merupakan salah satu daerah administratif terkecil di Jawa Barat. Mengutip Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 100.1.1-6117 Tahun 2022, kota ini memiliki luas 48,31 kilometer persegi.

Untuk perbandingan, Kabupaten Sukabumi merupakan daerah terluas di Jawa Barat. Kabupaten ini memiliki luas 4.164,15 km2. Baca selengkapnya: Ratusan kilometer rusak, menghitung panjang dan kondisi jalan di Sukabumi

Salah satu titik rusak yang tergolong parah, adalah ruas Jalan Widyakrama, Kampung Cicadas – Pasir Pogor, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros. Baca selengkapnya: Intip fakta jalan rusak di Kota Sukabumi, hanya 61 km dalam kondisi baik

Berita Terkait

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia
Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang
Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi
Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot
Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat
Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 01:53 WIB

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

Senin, 27 April 2026 - 20:37 WIB

Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang

Minggu, 26 April 2026 - 15:40 WIB

Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam

Minggu, 26 April 2026 - 12:27 WIB

Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi

Sabtu, 25 April 2026 - 14:40 WIB

Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot

Berita Terbaru