Aksi Maling Kotak Amal Terciduk Kamera CCTV di Warudoyong Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 26 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maling kotak amal mushalla di Warudoyong. l Istimewa

Maling kotak amal mushalla di Warudoyong. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l WARUDOYONG – Maling kotak amal masjid terciduk kamera CCTV saat melakukan aksinya di salah satu masjid yang ada di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (25/10/2022) siang sekira pukul 14.00 WIB.

Informasi diperoleh, sudah tiga kali maling beraksi di Mushalla Almustsamir yang terletak di Jl. Pejagalan Dalam, Gang Tentram RT 06/08, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong.

“Sudah tiga kali kemalingan mushalla itu, kejadiannya di Mushalla Almustsamir, Pejagalan,” kata Akbar Pratama kepada sukabumiheadline.com, Rabu (26/10/2022) dinihari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengamini Akbar, Denda Prastian Pratama menyebut, sebelumnya maling beraksi dengan berpura-pura menjadi pengamen.

“Sebelumnya pernah juga ada yang berpura-pura menjadi pengamen, gak taunya cuma pura-pura menumpang shalat,” kata Denda.

“Yang sekarang bukan pengamen kayaknya, mungkin karena terlihat sepi, jadi sebelumnya sudah memantau keadaan,” imbuh dia.

Nampak dalam unggahan video yang beredar di media sosial, seorang pria mengenakan celana panjang hitam dan jaket hitam memasuki mushalla dengan membawa serta kantong kresek hitam berisi kotak amal.

Ia kemudian menepi di dekat tembok, lalu membuka kresek hitam. Kemudian, ia mengeluarkan kotak.

Seperti sadar dengan keberadaan kamera CCTV, maling tersebut kemudian berjalan lebih ke depan, mendekati tempat imam shalat yang tak terjangkau kamera CCTV.

Diduga, setelah mengeluarkan isi kotak amal, ia kembali ke tempat semula. Selanjutnya, ia kembali memasukkan kotak ke dalam kantong kresek, lalu berlalu meninggalkan mushalla.

Berita Terkait

Pria mabuk di Sukabumi ngaku wartawan, ngamuk diduga palak guru SD, KDM turun tangan
Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita
PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun
Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus
Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:32 WIB

Pria mabuk di Sukabumi ngaku wartawan, ngamuk diduga palak guru SD, KDM turun tangan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:02 WIB

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Berita Terbaru

Ilustrasi hubungan toxic yang selalu diwarnai pertengkaran - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Kenali 5 ciri hubungan toxic yang harus segera diakhiri

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:12 WIB