Atap Rumah Hancur, Pohon Tumbang di Parakansalak Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 17 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumah tertimpa pohon di Parakansalak. I Anry Wijaya

Kondisi rumah tertimpa pohon di Parakansalak. I Anry Wijaya

SUKABUMIHEADLINES.com l PARAKANSALAK – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, dan sekitarnya, menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah yang berada di lokasi kejadian.

Bencana tersebut menimpa rumah milik Oding (42) di Kampung Kebon Muncang RT 02/03, Desa Lebaksari hingga membuat atap rumah hancur.

“Kita langsung menuju lokasi setelah mendapatkan informasi dari warga,” ungkap Kanit Intelkam Polsek Parakansalak Aipda Tresno Wibowo kepada sukabumiheadlines.com saat ditemui dilokasi, Jumat (17/9/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hujan deras dan angin kencang terjadi sekira pukul 17.30 WIB, hingga membuat pohon tumbang.

“Pohon tumbang dan menimpa atap rumah pas di bagian kamar mandi,” tambahnya.

Sementara itu menurut Kepala Desa Lebaksari Tedi Sugiri, peristiwa tumbangnya pohon tersebut diduga pohon tidak mampu bertahan dari kencangnya hembusan angin dan hujan deras.

“Untuk kerugian diperkirakan mencapai 5 juta rupiah, dan Alhamdulillah tidak ada korban akibat kejadian tersebut,” terangnya.

Tedi pun mengimbau warga bahwa dalam beberapa hari terakhir ini hujan deras kerap turun di wilayah Kabupaten Sukabumi yang bisa memicu terjadinya bencana.

“Kita menghimbau agar masyarakat lebih waspada dan hati-hati karena kondisi cuaca yang ekstrim seperti sekarang,” pungkasnya.

Berita Terkait

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Berita Terbaru

Ilustrasi calon pekerja migran atau tenaga kerja wanita antre naik pesawat - sukabumiheadline.com

Sukabumi

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:18 WIB