Baunya Tak Tahan, Sampah Menumpuk di Jalan Cidahu – Parakansalak Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 25 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah di Jalan Cidahu - Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Sita Amelia

Tumpukan sampah di Jalan Cidahu - Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Sita Amelia

SUKABUMIHEADLINES.com – Bau busuk menyengat tercium dari tumpukan sampah di jalan perlintasan Cidahu – Parakansalak, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Setiap warga yang melintas disuguhkan bau sampah menyengat. Bukan hanya itu, lokasi tumpukan sampah yang dekat dengan permukiman juga sering tercium warga setempat.

“Sampah asalnya dari pasar dan orang luar yang dibuang ke situ. Biasanya dibuang jam 2-4 dini hari saat tidak ada orang,” kata warga sekitar, Yudhistira Aditya (19 tahun) kepada sukabumiheadlines.com, Kamis 24 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Yudhistira, kondisi diperparah saat hujan. Sampah berserakan ke jalan dan air menggenang. Ia dan warga lainnya semakin khawatir terserang penyakit gatal-gatal.

“Sudah satu tahun sampah tidak dibersihkan. Warga khawatir dengan penyakit gatal-gatal. Nanti mau dipasang CCTV supaya kelihatan siapa saja yang sering buang sampah sembarangan ke tempat itu,” katanya lagi.

Pantauan sukabumiheadlines.com di lokasi, sampah didomminasi oleh sampah plastik dan sampah rumah tangga lainnya. Area sekitar pembuangan sampah juga terlihat ditumbuhi tanaman-tanaman liar.

“Kalau bisa sih ya dibersikan semuanya, karena ini dekat dengan lingkungan tempat tinggal warga,” kata warga lainnya, Yuli (38 tahun).

Berita Terkait

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terbaru

Puncak Habibie terbakar - Ist

Sukabumi

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Senin, 27 Jul 2026 - 22:36 WIB