Bencana Pergerakan Tanah, 7 Rumah di Bantargadung Sukabumi Ambruk Bersamaan

- Redaksi

Kamis, 2 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga Bantargadung ambruk - Istimewa

Rumah warga Bantargadung ambruk - Istimewa

sukabumiheadline.com – Sebanyak tujuh rumah di Kampung Lingga Resmi, Desa/Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, ambruk setelah hujan deras dan pergerakan tanah yang terjadi pada Ahad (28/12/2021) lalu.

Salah seorang warga Tuti (41) yang rumahnya rusak mengatakan, kejadian ambruknya rumah Ahad lalu itu sekira pukul 01.00 WIB dini hari.

“Akibat bencana tanah mengalami pergerakan amblas cukup dalam sehingga membuat rumah saya dan enam tetangga ikut ambruk,” ungkap Tuti kepada sukabumiheadline.com, Kamis (2/12/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kejadian malam minggu kemarin, lagi hujan deras tanah amblas semakin dalam, awalnya kecil sekitar bulan Februari 2021 itu. Akibat gempa dan hujan deras sekarang lebih parah tanahnya semakin dalam amblas sekitar 3 sampai 4 meter lah,” imbuhnya.

Masih kata Tuti, hampir seluruh barang barang di dalam rumahnya dan perabotan lainnya rusak akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Ia mengaku hanya sedikit barang-barang miliknya yang bisa diselamatkan.

Alhamdulilllah kalau korban luka atau jiwa mah gak ada, cuman barang barang di dalam rumah habis, cuma sedikit yang terselamatkan,” jelasnya.

Rumah warga Bantargadung ambruk - Istimewa
Rumah warga Bantargadung ambruk – Istimewa

Adanya kejadian itu, lanjut Tuti terpaksa dirinya dan 6 kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan harus mengungsi ke rumah sanak saudara terdekatnya.

“Sekarang saya pindah dulu sementara ke rumah kakak, keinginan saya inginnya pindah lokasi rumahnya, tapi kondisi lagi begini gak ada dananya,” terangnya.

Sementara itu Kepala Desa Bantargadung Edeh Kurniasih, mengungkapkan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah desa salah satunya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi untuk penanganan korban bencana pergerakan tanah tersebut.

“Saya masih konfirmasi dengan BPBD, nanti Senin ada rapat dulu, kemarin mereka mau memberikan material dari saya gak terima, karena pengennya segala sesuatu dari BPBD. Senin mau ketemu dengan pak Camat, dengan Kepala, dengan pak Kabid (BPBD),” ungkapnya.

Edeh menambahkan jika lahan untuk merelokasi warga sudah tersedia, karena penyediaan lahan untuk hunian sementara tersebut merupakan kewenangan pemerintah desa.

“Kita lahan sudah ada buat hunian para korban, kewajiban desa menyiapkan lahan buat huntara, dari BPBD siap kemaren itu hanya siap matrial, tetapi kita pihak desa tidak mau hanya dikasih matrial,” tandasnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terbaru

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB