Besar di Sukabumi, Profil Politikus Partai Demokrat Jawa Barat Tersangka Kasus Penipuan

- Redaksi

Sabtu, 12 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politikus Partai Demokrat Irfan Suryanagara. l Istimewa

Politikus Partai Demokrat Irfan Suryanagara. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Mantan Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara (IS) akan segera disidang atas kasus penipuan dan penggelapan bisnis SPBU. Saat ini, Bareskrim Polri telah melengkapi berkas perkara kasus yang menjerat Irfan dan istrinya, Endang Kusumawaty (EK).

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi setelah dilaporkan oleh korban berinisial SG atas tindak pidana penipuan dan penggelapan serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) selama periode 2014-2019 dengan modus bisnis SPBU.

“Tersangka berinisial IS dan EK,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah, Jumat (11/11/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Screenshot 2022 11 12 00 01 22 13 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Irfan Suryanagara dan Endang Kusumawaty. l Istimewa

Modus penipuan yang dilakukan Irfan beserta istrinya yaitu dengan menjanjikan kerja sama dalam pembelian dan pengelolaan SPBU serta membujuk korban membeli tanah dan rumah sebagai tempat tinggal karyawan SPBU. Baca lengkap: 5 Fakta Bareskrim Polri Sita 2 SPBU di Sukabumi Milik Anggota DPRD Jawa Barat

Baca Juga :  Terlibat Penipuan, Profil Endang Kusumawaty Pernah Digadang sebagai Balonbup Sukabumi

Nurul menyebut atas perjanjian tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp 77 miliar. Baca lengkap: 5 Fakta Eks Ketua DPRD Jawa Barat Tersangka Penipuan, Dua SPBU di Sukabumi Disita

Lahir di Pandeglang Besar di Sukabumi

Dirangkum dari berbagai sumber, Irfan adalah mantan Ketua DPRD Jabar pada periode 2009-2014 lalu. Di periode berikutnya, politikus Partai Demokrat tersebut menjabat wakil ketua DPRD Jabar untuk periode 2014-2019.

Irfan lahir di Pandeglang 20 Agustus 1967 ini juga masih tercatat sebagai anggota DPRD Jabar periode 2019-2024 yang maju dari Dapil 8 (Kota Depok dan Kota Bekasi). Ia juga merupakan ketua DPD Partai Demokrat periode 2017-2022.

Meskipun Irfan dilahirkan di Pandeglang, tapi ia besar di Sukabumi. Ia tercatat mengenyam pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA di Kota Santri itu. Irfan juga merupakan lulusan S1 Teknik Sipil Universitas Kristen Indonesia.

Baca Juga :  Dua Kali Terima Suap Miliaran Rupiah, Jaksa Pinangki Bebas Bersyarat

Irfan malang melintang di berbagai organisasi, seperti menjadi Ketua Senat Teknik Sipil UKI, Direktur Jaringan PT. Garuda Tani Nusantara, Direktur Utama PT. WKB, Ketua bidang DKK Garuda Tani Nusantara hingga Ketua DPW PBR dan Ketua bidang Perekonomian Rakyat DPP PBR.

Selama menjadi kader Partai Demokrat, mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) dari tahun 2002-2004 dan Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapensi) tahun 2002-2004 ini pernah menjabat Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sumatra Selatan.

Selain itu, Korwil DPP Partai Demokrat Provinsi Bangka Belitung, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Majelis Pertimbangan DPD Partai Demokrat Jawa Barat dan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat.

Berita Terkait

10 kecamatan terbanyak koperasi di Sukabumi, KDM: Banyak rentenir berkedok kosipa
Kapan terakhir Gede Pangrango meletus? Sudah 50 kali, abu vulkanik hingga Sukabumi dan Jakarta
Spot wisata kuliner di Kota Sukabumi bertambah signifikan, bukti kondisi ekonomi membaik?
Kecamatan dengan nilai transaksi dan jumlah pelanggan Perumda AMTJM Kabupaten Sukabumi terbanyak
Hari ini, 111 tahun silam Kota Sukabumi didirikan untuk tempat tinggal warga Belanda
Nirkabel! Tak lama lagi Palabuhanratu dan Cikole Sukabumi bebas kabel listrik dan telepon
Sejarah, tugas dan daftar Jaksa Agung RI dari masa ke masa, pertama tokoh antikorupsi asal Sukabumi
Penduduk miskin Kota Sukabumi naik, ranking berapa se-Jawa Barat?

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 03:12 WIB

10 kecamatan terbanyak koperasi di Sukabumi, KDM: Banyak rentenir berkedok kosipa

Jumat, 4 April 2025 - 04:18 WIB

Kapan terakhir Gede Pangrango meletus? Sudah 50 kali, abu vulkanik hingga Sukabumi dan Jakarta

Kamis, 3 April 2025 - 10:00 WIB

Spot wisata kuliner di Kota Sukabumi bertambah signifikan, bukti kondisi ekonomi membaik?

Rabu, 2 April 2025 - 03:32 WIB

Kecamatan dengan nilai transaksi dan jumlah pelanggan Perumda AMTJM Kabupaten Sukabumi terbanyak

Selasa, 1 April 2025 - 00:01 WIB

Hari ini, 111 tahun silam Kota Sukabumi didirikan untuk tempat tinggal warga Belanda

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB