Brak! Atap Bangunan SDN Tenjojaya Cidahu Sukabumi Ambruk

- Redaksi

Selasa, 14 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com I CIDAHU – Hujan yang mengguyur Sukabumi dan sekitarnya pada Senin (13/9/2021) kemarin, membuat atap bangunan sebuah Sekolah Dasar (SD) di Sukabumi ambruk.

Kejadian sebuah atap bangunan SD Negeri Tenjojaya, yang berada di Kampung Cidahu Tonggoh, Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ambruk, Selasa (14/9/2021) pukul 11.30 WIB.

“Awalnya sih tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB terdengar suara, bruk,” ungkap Siti Solihat (27) warga sekitar, sekaligus guru kelas 3 di SDN Tenjojaya kepada sukabumiheadlines.com saat di lokasi, Selasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siti menambahkan, setelah pagi, ia mengecek ke lokasi suara runtuhan berasal, dan terlihat atap kelas 2 SD Negeri Tenjojaya sudah ambruk. “Paginya saya cek kondisi ruangan sudah ambruk,” tambah dia.

Hal sama diungkapkan, penjaga sekolah Siti Fatimah (28), ruangan kelas tersebut sebenarnya sudah dikosongkan karena takut ambruk.

“Dari awal mulai masuk ruangan tersebut sudah dikosongkan karena mulai terlihat mau ambruk,” cetusnya.

Akibat dari ambruknya ruang bangunan kelas 2 SDN Tenjojaya tersebut, selain menyebabkan seluruh bangunan ruangan kelas 2 tidak lagi bisa digunakan, juga berdampak kepada bangunan kelas yang berada di sebelahnya.

Sementara itu, hasil pantauan di lokasi, pita police line mulai dipasang aparat Polsek Cidahu agar tidak ada siswa atau pun guru yang mendekati lokasi ruangan tersebut.

Berita Terkait

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Berita Terbaru