Bubur Sehat Organik Cibadak Sukabumi Alternatif Makanan Sang Buah Hati

- Redaksi

Rabu, 27 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bubur bayi SEHAT ORGANIK I Istimewa

Bubur bayi SEHAT ORGANIK I Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com I CIBADAK – Zaman sekarang memiliki usaha kecil-kecilan adalah salah satu cara untuk menutupi kebutuhan ekonomi pada masa pandemi saat ini.

Seperti di Cibadak tepatnya di Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terdapat pemilik bisnis bubur bayi Sehat Organik yang menyediakan berbagai macam menu bubur bayi.

Pada awalnya Imam Fauzi (28) dan istrinya Kurnianti (25) hanya ingin memberikan bubur bayi sehat, higienis dan bernutrisi yang dibutuhkan anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imam yang tidak mau sembarangan memberi asupan nutrisi kepada anaknya, khususnya makanan pendamping ASI (MPASI), akhirnya tertarik terjun ke bisnis bubur bayi.

“Iya awalnya saya hanya ingin memberikan makanan pendamping ASI yang terbaik buat anak saya, pada akhirnya saya dan istri berunding untuk memulai bisnis bubur bayi ini di wilayah Cibadak dengan bertemakan bahan organik,” paparnya saat dihubungi sukabumiheadline.com, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga :  Kepergok Hendak Bawa Kabur Motor di Kutajaya Sukabumi, Ini Kata Kapolsek Cicurug

Dia menceritakan, bubur bayi Sehat Organik nya buka dari pukul 06.00 WIB sampai jam 08.00 WIB pagi.

“Insya Allah untuk bahan-bahan bubur Sehat Organik ini aman dikonsumsi dan bisa mencukupi nutrisi harian si bayi, karena terbuat dari beras, sayur, daging ayam, ikan, daging sapi, dan hati sapi,” jelasnya.

Bubur bayi Sehat Organik adalah pengganti ASI untuk bayi usia tujuh bulan sampai dua tahun.

“Kita juga memberikan jadwal menu bubur bayi untuk para bunda jika kebingungan memberikan asupan pendamping ASI (MPASI), dimulai dari hari Senin: (ayam, keju, brokoli, wortel), Selasa: (ikan, ayam, kentang, bayam), Rabu: (hati sapi, ayam, jagung, pakcoy), Kamis: (daging sapi, keju, kacang polong, wortel), Jum’at: ( ikan, ayam, kacang merah, brokoli), Sabtu: (ayam, hati sapi, bayam, wortel), Minggu: (daging sapi, hati ayam, buncis, wortel),” tambahnya.

Baca Juga :  5 Kronologis Pembunuhan Wanita Cibadak Sukabumi

Untuk satu porsi bubur bayi Imam memberikan harga Rp5000,- sampai Rp10.000,- tergantung pemesanan konsumen.

“Awal modal pertama saya usaha ini yaitu tiga juta rupiah untuk setiap lapak, alhamdulillah sekarang sudah berjalan empat outlet, dan omset per hari jika habis terjual bisa mencapai Rp400 – 500 dari satu outlet,” pungkasnya.

Teruntuk para bunda tidak usah khawatir kini bubur bayi Sehat Organik sudah mempunyai empat outlet yang tersebar di Kabupaten Sukabumi, empat outlet tersebut berada di depan Taman Kota Karang Tengah, di Jalan Raya Sekarwangi, Jalan Palabuhanratu tepatnya di pertigaan Bantar Muncang, dan yang terakhir di Jalan Bojong gang Inten.

Berita Terkait

Alpukat Sukabumi dihasilkan 42 kecamatan ini, kenali kandungan gizi dan manfaatnya
Menghitung naik turun jumlah kafe di Kota Sukabumi 5 tahun terakhir dan anomali masa pandemi
Deal! Unilever sponsori Persib, ada Rinso Beckham Special Edition
Strategi Mahorahora, UMKM asal Sukabumi lonjakkan omzet hingga raih penghargaan
Mengenal khasiat dan harga fantastis biji pala, kecamatan penghasil di Sukabumi?
Danantara segera groundbreaking 18 proyek flagship, satu di Sukabumi butuh 6,9 ribu pegawai
Ini pemilik Hotel Santika Premiere Hills Resort Cibadak Sukabumi, lahir dari pembredelan media
20 kecamatan penghasil ubi kayu terbesar di Sukabumi, bukan sekadar teman ngopi

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:46 WIB

Alpukat Sukabumi dihasilkan 42 kecamatan ini, kenali kandungan gizi dan manfaatnya

Sabtu, 31 Januari 2026 - 01:01 WIB

Menghitung naik turun jumlah kafe di Kota Sukabumi 5 tahun terakhir dan anomali masa pandemi

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:36 WIB

Deal! Unilever sponsori Persib, ada Rinso Beckham Special Edition

Rabu, 28 Januari 2026 - 00:16 WIB

Strategi Mahorahora, UMKM asal Sukabumi lonjakkan omzet hingga raih penghargaan

Senin, 26 Januari 2026 - 20:58 WIB

Mengenal khasiat dan harga fantastis biji pala, kecamatan penghasil di Sukabumi?

Berita Terbaru