Bukan Hajatan, Tapi Ada yang Pasang Kursi di Tengah Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 6 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kursi ditengah jalan Jenderal Ahmad Yani, Palabuhabratu. l Dok. sukabumiheadlines.com

Kursi ditengah jalan Jenderal Ahmad Yani, Palabuhabratu. l Dok. sukabumiheadlines.com

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Warga Kampung Cangehgar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, memasang kursi di ruas Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Pemasangan kursi tepat di tengah jalan yang dilakukan warga bukan tanpa alasan. Menurut Yudiawan (42), hal itu dilakukan sebagai tanda peringatan untuk pengendara yang melintas karena kondisi jalan rusak dan berlobang.

“Iya itu sengaja karena jalan rusak dan berlobang, nah di pasang kursi itu sebagai tanda peringatan atau penghalang,” ujarnya kepada sukabumibeadlines.com, Kamis (6/1/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Yudi, kondisi jalan rusak tersebut terjadi akibat sering terendam air ketika terjadi hujan, sehingga bagian aspal mengelupas dan menimbulkan kerusakan cukup parah di beberapa titik.

“Sering mah enggak, tapi beberapa waktu lalu sempat ada pengendara yang terjatuh, tapi gak sampai luka, hanya syok aja pengendaranya,” jelasnya.

“Ini udah lama, sempat juga beberapa bulan lalu diperbaiki, ditambal sama petugas gak tahu dari mana, sekarang rusak lagi,” sambungnya.

Sementara, warga lain, Dede Suhendar (37) berharap dengan rusaknya jalan tersebut, pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan upaya perbaikan. Pasalnya, jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang setiap hari banyak kendaraan melintas.

“Ya mudah mudahan segera ada perbaikan, kalau dibiarkan terlalu lama takut banyak menimbulkan korban. Ini bisa dilihat kondisi lobangnya cukup dalam, tentunya berbahaya bagi kendaraan yang melintas, terutama motor,” kata dia.

Berita Terkait

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi respons tuntutaan tolak kenaikan harga BBM dan evaluasi MBG

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Berita Terbaru

Ilustrasi kawasan Chinatown - sukabumiheadline.com

Kultur

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Selasa, 21 Jul 2026 - 17:01 WIB

Ilustrasi telur asin - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:44 WIB