Cabai dan Bawang Merah Sukabumi Siap Penuhi Pasokan Jabodetabek

- Redaksi

Kamis, 30 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komoditi pertanian cabai dari Sukabumi. l Istimewa

Komoditi pertanian cabai dari Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Kementerian Pertanian c.q. Direktorat Jenderal Hortikultura mengambil langkah cepat memastikan ketersediaan pasokan aneka cabai dan bawang merah hingga tiga bulan ke depan.

Hasil pemantauan langsung ke lapangan, produksi cabai dan bawang merah di Sukabumi terpantau aman dan siap memenuhi kebutuhan Jabodetabek. Upaya ini sejalan dengan kebijakan Menteri Pertanian, Sahrul Yasin Limpo, untuk memastikan ketersediaan pasokan cabai.

Kepala Seksi Produksi Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan, saat ditemui di kantor dinas menjelaskan kondisi terkini pertanaman cabai dan bawang merah di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pertanaman cabai di Sukabumi saat ini tidak hanya di wilayah I, namun sudah merata ke Wilayah II di daerah pesisir, Sukabumi Selatan. Pertanaman di Wilayah II didominasi dengan jenis cabai rawit hijau khususnya untuk Kecamatan Ciemas dan Jampang Kulon.

Hasil panennya dapat memenuhi keutuhan di pasar lokal setempat bahkan surplus hingga dikirim ke Pasar Induk Kramat Jati dan Tanah Tinggi.

“Untuk bulan ini produksi cabai dan bawang merah memang masih rendah karena musim hujan yang mundur menyebabkan jadwal tanam mundur. Produksi akan terus meningkat hingga tiga bulan ke depan, puncaknya di Februari. Bulan ini produksi aneka cabai sebesar 825 ton sedangkan untuk Februari – Maret lebih tinggi yakni 1.115 ton hingga 1.264 ton,” ujar Deni.

Deni juga menjelaskan bahwa produksi bawang merah di Januari sebanyak 11 ton dan akan terus meningkat. Produksi di Februari diperkirakan menjadi 40 ton dan Maret 150 ton.

“Harga jual cabai rawit hijau saat ini 14 sampai 15 ribu Rupiah per kilogram, cabai merah keriting 35 ribu Rupiah per kilogram dan bawang merah rogol kering tiga hari 20 sampai 22 ribu Rupiah per kilogram. Terlihat dari potensi produksinya, kita perkirakan bulan depan harga cenderung turun,” sambung Deni.

Sementara, Ketua Kelompok Tani Harapan Makmur asal Desa Tanjung Kecamatan Jampang Kulon, Endang, saat dikunjungi mengatakan bahwa produksi cabai sampai Maret nanti aman. Umur tanaman cabai saat ini berkisar antara 2 – 4 bulan. Beberapa tanaman ada yang sudah panen dan sisanya masih berbunga.

Sedangkan menurut Dadan, salah seorang petani cabai yang juga merangkap pedagang pengumpul cabai, mengakui bahwa di Desa Tanjung Kecamatan Jampang Kulon ini, kondisi tanaman cukup bagus.

“Jarang ada yang terkena penyakit. Selain itu, petugas juga selalu memberikan bimbingan mengenai pengendalian organisme pengganggu tanaman ramah lingkungan”, pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box
Top 5 merek smartphone paling laris di dunia 2026, didominasi produk HP China
Suka belanja di HERO Supermarket? Ternyata pemiliknya mualaf asal Sukabumi
Di Sukabumi Wamentan Alim minta hilirisasi kopi dan kakao dikebut
Profil dan harta Eddy Kusnadi Suriaatmadja, bos SCTV dan Indosiar, paling dermawan se-Asia
Januari-September 2026 penumpang KA Pangrango dari Sukabumi naik 613.678 orang
Menaker luncurkan program Tailor Made Training Batch 2 di Sukabumi
Besok becak listrik Prabowo dibagikan gratis di Sukabumi, cek spesifikasi, fitur dan harganya

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Top 5 merek smartphone paling laris di dunia 2026, didominasi produk HP China

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Suka belanja di HERO Supermarket? Ternyata pemiliknya mualaf asal Sukabumi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Di Sukabumi Wamentan Alim minta hilirisasi kopi dan kakao dikebut

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Profil dan harta Eddy Kusnadi Suriaatmadja, bos SCTV dan Indosiar, paling dermawan se-Asia

Berita Terbaru