Cantik dan Indah, Menikmati Pesona di Atas dan Bawah Laut Pulau Kunti Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 7 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan pantai Pulau Kunti. l Istimewa

Kawasan pantai Pulau Kunti. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Namanya memang terkesan menyeramkan, namun Anda bakalan terpana ketika menyaksikan keindahan pulau kecil di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi ini.

Yap, Pulau Kunti selain menawarkan pemandangan di atas lautan nan indah, serta bisa menjelajahi Goa Kunti dan terumbu karang di bawah laut yang menawan.

Tak hanya itu, pulau ini juga menawarkan pesona alam bawah laut yang indah untuk dijelajahi. Beragam terumbu karang dan tumbuhan laut lainnya bisa Anda nikmati sambil melakukan snorkeling.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

4
Snorkeling di Pulau Kunti I Istimewa

Pulau Kunti berada di Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya di ujung semenanjung area Gunung Badak, kawasan Hutan Suaka Margasatwa Cikepuh. Keberadaan pulau ini masih satu kawasan dengan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

Dari namanya, traveller bakal mengaitkan dengan sosok hantu perempuan berambut panjang dengan suara tertawa yang menyeramkan. Namun, tidak ada kuntilanak di pulau ini. Yang ada hanyalah hamparan pantai berpasir putih, deretan karang sisa lava gunung api puluhan juta tahun silam, dan rimbunan pepohonan yang menambah eksotik pulau ini.

Pulau kunti
Kawasan pantai Pulau Kunti. l Istimewa

Menurut Saman salah seorang anggota GEO Rangger Dermaga Ciwaru dan Pulau Kunti, pulau tersebut berasal dari batuan purba berusia 65 juta tahun silam, dan terdapat kompleks batuan melan, sejenis batuan subduksi yang diendapkan di palung dalam, serta dikaitkan dengan gempa tektonik yang kemudian disatukan sedimen lumpur Ciletuh.

“Dinamakan Pulau Kunti karena secara histori di sana ada kompleks batu-batu konglomerat atau batu melan sejenis batuan subduksi, dikaitkan dengan gempa tektonik, disatukan sedimen lumpur Ciletuh,” jelasnya kepada sukabumiheadline.com, Jumat (7/1/2022) pagi.

“Bentuknya seperti dam ke bawah dan di bawahnya terdapat goa-goa kecil, jadi jika dihantam oleh gelombang air laut sampai lima meter, goa tersebut akan mengeluarkan gema mirip dengan orang tertawa, dari situlah dinamakan Pulau Kunti,” imbuhnya.

6
Terumbu Karang di Pulau Kunti I Istimewa

Sejak statusnya masuk ke dalam jaringan UNESCO Global Geopark (UGG) tahun 2018, jelas pria berusia 42 tahun itu, kawasan Pulau Kunti menjadi salah satu daya tarik wisatawan, selain air terjun, area pesawahan, rimba dan kekayaan alam lainnya di kawasan tersebut.

“Pulau Kunti ramai dikunjungi sejak lima tahun terakhir. Saat ini kita sudah mulai memasuki persiapan untuk perpanjangan status geoparknya. Saat melintasi Pulau Kunti kita lebih dulu melihat gundukan Pulau Mandra,” ujar Saman.

“Secara geologi ini hasil dari batuan sedimen lumpur campur dengan batuan pasir bagian atas. Jadi kronologisnya ini akibat Plato Jampang atau saat Gunung Purba Jampang longsor, lalu terdorong ke sini,” sambung Saman.

5
Pesona Bawah Laut Pulau Kunti I Istimewa

Untuk Pulau Kunti, Saman menjelaskan, keunikannya yang terbentuk dari lempeng tektonik Indo – Australia dan Kroasia yang reduksi tersingkap naik ke permukaan hingga akhirnya membentuk hamparan paling ujung di semenanjung.

“Jadi, Pulau Kunti berada di ujung semenanjung terbentuk dari sedimen batuan melan, itu usianya diperkirakan antara 55 juta tahun sampai 65 juta tahun itu semua hasil reduksi sesar tidak bisa dipatahkan lagi, batuan itu dari laut. Karenanya, di sana ditemukan fosil numulates,” papar Saman.

Tidak hanya keindahan pantainya, Pulau Kunti juga menawarkan beberapa fasilitas dan keindahan alamnya seperti goa purba dengan cerita mitos di dalamnya, pasir putih, serta kawasan Margasatwa Cibanteng, serta fasilitas tambahan, seperti Snorkeling, banana boat dan diving.

Pulau kunti
Wahana Banana Boat Pulau Kunti. I Istimewa

Untuk menuju ke snorkeling spot Pulau Kunti, Anda dapat menyewa perahu nelayan di TPI Ciwaru. Harga dapat dinegosiasikan dengan pemilik perahu, tapi sekadar gambaran, sekira Rp300-350 ribu untuk perahu dengan kapasitas sepuluh orang. Sedangkan untuk wahana banana boat ditarif Rp30 ribu per orang.

Berita Terkait

Sarapan dengan telur dadar atau ceplok? Ternyata cara masak berdampak beda bagi tubuh
10 objek wisata alam di Sukabumi terpopuler 2026, lengkap harga tiket masuk, kelebihan dan lokasi
Penyanyi ska Givani Gumilang hibur ribuan warga Sukabumi, intip profil lengkapnya
Bahas pendapatan, Perhutani KPH Sukabumi kumpulkan pelaku wisata kawasan hutan
Cerita pensiunan berwisata ke Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi naik Honda Supra X
5 film keluarga yang menggambarkan rumah sebagai horor yang memuakkan
Tinjauan psikologi dan politik mengapa kritik ditanggapi dengan sindiran dan ejekan
Kentring Manik Mayang Sunda: Mengenal ibu dari Raja-raja Pajajaran

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:43 WIB

Sarapan dengan telur dadar atau ceplok? Ternyata cara masak berdampak beda bagi tubuh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:29 WIB

10 objek wisata alam di Sukabumi terpopuler 2026, lengkap harga tiket masuk, kelebihan dan lokasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Penyanyi ska Givani Gumilang hibur ribuan warga Sukabumi, intip profil lengkapnya

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:46 WIB

Bahas pendapatan, Perhutani KPH Sukabumi kumpulkan pelaku wisata kawasan hutan

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:26 WIB

Cerita pensiunan berwisata ke Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi naik Honda Supra X

Berita Terbaru