Cerita Sandi Praja, polisi berhati mulia 14 tahun sisihkan gaji bangun SMK gratis di Cidahu Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 6 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bripka Sandi Praja, mendirikan SMK gratis di Cidahu, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Bripka Sandi Praja, mendirikan SMK gratis di Cidahu, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Seorang polisi berpangkat Bripka di Sukabumi diusulkan sebagai kandidat penerima Hoegeng Awards 2023. Bukan tanpa alasan dukungan terhadap brigadir polisi tersebut terus mengalir melalui formulir online.

Diketahui, polisi bernama Bripka Sandi Praja, ia mulai ramai diberitakan karena berhasil membangun sekolah gratis dikarenakan terbatasnya akses anak-anak usia sekolah di kampung halamannya.

“Rata-rata setelah SMP itu tidak lanjut sekolah. Ada yang menikah atau diajak kerja oleh orangtuanya ke kota, makanya saya (mendirikan sekolah),” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, diakuinya, mendirikan sekolah gratis untuk warga adalah cita-citanya sejak lama. Hal itu karena pesan kedua orangtuanya agar ia bisa memberi manfaat kepada orang banyak.

“Kemudian saya tergerak untuk mendirikan sekolah itu. Lalu sejak tahun 2008 saya mulai menabung dari hasil menyisihkan gaji saya, dapat rezeki saya kumpulin,” tutur dia.

Kemudian, pada 2022 lalu, dana untuk mendirikan sekolah tersebut terkumpul. Bripka Sandi pun mengurus semua admistrasi, termasuk perizinan.

“Mulai Januari 2022 saya membuat perizinan, saya bertanya ke Dinas Pendidikan kalau mendirikan sekolah itu bagaimana, dikasih arahan sama orang Dinas Pendidikan (Disdik) minimal tanahnya kalau tingkat SMK itu 4.000 meter, dan kebetulan tanah saya ada seluas itu,” jelasnya.

Bripka Sandi pun kemudian mengurus akta yayasan ke notaris, membuat perizinan lingkungan, hingga izin pembangunan sekolah ke Disdik.

Bripka Sandi Praja, mendirikan SMK Tunas Bhayangkara, gratis di Cidahu, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa
Bripka Sandi Praja, mendirikan SMK Tunas Bhayangkara, gratis di Cidahu, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Diakui Bripka Sandi, dukungan pun kemudian mulai mengalir kepada dirinya. Selain uang yang berasal dari tabungannya, juga dari sang istri yang berprofesi sebagai bidan harian lepas, dan keluarganya, hingga terkumpul Rp300 juta.

Selain itu, dukungan dari donatur lokal pun datang. Bahkan, selama proses pembangunan sekolah tersebut, warga pun bahu membahu hingga bangunan dua lokal kelas sekolah yang dinamai SMK Tunas Bhayangkara itu.

“200 juta Rupiah itu tabungan saya dan istri, yang 100 juta Rupiah dari donatur, dermawan, dari teman-teman juga satu angkatan saya, kan kebetulan nama yayasannya Yayasan Laksamana Niscala Danadyaksa, itu sebutan alumni bintara Polri angkatan tahun 2008. Jadi adalah bantuan dari rekan juga,” tutur dia.

SMK Tunas Bhayangkara kemudian diresmikan pada 12 September 2022 oleh Kapolda Jawa Barat ketika itu, yakni Irjen Suntana.

“Setelah terwujud, alhamdulillah dibantu sama Kapolda Jabar yang berkunjung ke sekolah saya waktu peresmian bersama Pak Kapolres Sukabumi,” tuturnya.

Irjen Suntana juga ikut memberikan bantuan berupa biaya pembangunan untuk dua lokal kelas, sebesar Rp200 juta, sehingga total pembangunan sekolah tersebut menelan biaya sebesar Rp500 juta.

“Alhamdulillah beliau (Kapolda) tanya apa yang bisa saya bantu, saya jawab, ‘saya perlu ruang kelas baru’, kebetulan ini baru dua kelas. Alhamdulillah dibantu, sehingga bisa terwujud empat kelas,” jelasnya.

Saat dibuka dan diresmikan, kata Bripka Sandi, SMK Tunas Bhayangkara sudah menerima sebanyak 40 siswa baru.

“Awalnya yang 40 siswa itu tidak mau sekolah, lalu warga sekitar saya ajak, saya jelasin ke orangtuanya, ke anaknya ‘ayo lanjut sekolah jangan berpikiran masalah biaya saya gratiskan, yang penting sekolah saja sekarang mah‘,” pungkasnya.

Diusulkan Meraih Hoegeng Award 2023

Diketahui, nama Bripka Sandi Praja diusulkan oleh Barkah Faozi, salah seorang hansip di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menurut Barkah Bripka Sandi telah menyisihkan rezekinya selama 14 tahun untuk membangun sebuah sekolah di kampung halamannya di Cidahu, Kabupaten Sukabumi, atau sekira 15 kilometer dari Cibadak.

Diakui Barkah, kedekatan dirinya dengan Bripka Sandi karena tugasnya sebagai hansip yang kerap berhubungan langsung dengan Bripka Sandi sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Cibadak.

“Pak Sandi rela meluangkan waktu, tenaga dan pikirannya untuk membangun yayasan sekolah yang ada di Cidahu,” jelas Barkah dilansir detik.com, Kamis (6/7/2023).

Tak hanya uang, Bripka Sandi juga menghibahkan tanah peninggalan orangtuanya untuk dibangun Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) gratis jurusan pertanian.

“Dia punya tanah pemberian dari orangtuanya yang mana kemudian dihibahkan lagi untuk sekolah gratis. Beliau itu sosok polisi yang luar biasa,” ungkap Barkah.

Ditambahkannya, Bripka Sandi menggagas SMK bidang pertanian dan baru berjalan sekira satu tahun. “Dia juga memberikan bantuan untuk siswa yang ingin melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL). Sebab, dia memiliki fasilitas pertanian yang bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Kedermawanan Bripka Sandi, tambah Barkah, tak hanya membangun sekolah gratis, tetapi juga membantu merenovasi rumah warga setempat.

Untuk informasi, Hoegeng Award adalah bentuk penghormatan kepada Hoegeng Imam Santoso yang lahir pada 14 Oktober 1921 di Pekalongan, Jawa Tengah.

Ia merupakan sulung dari tiga bersaudara, putra pasangan Soekarjo Kario Hatmodjo, seorang jaksa, dan Oemi Kalsoem. Kedua orang tua Hoegeng masih berkerabat dengan lbu Kardinah, adik pahlawan nasional R.A.

Selama berkarier di kepolisian, sosok Hoegeng dikenal jujur dan tegas dalam menegakkan keadilan. Bahkan, Presiden RI ke-4, KH Abdurrahman Wahid pernah berseloroh jika polisi jujur di Indonesia hanya dua, yakni Hoegeng Iman Santoso dan polisi tidur.

Berita Terkait

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN
Daftar 25 anggota Wantimpres dilantik Prabowo, ada Babah Alun hingga sosok kontroversial
Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya
5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN
Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km
“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris
Prabowo sebut pengamat goblok, PVRI: Antisains
Benarkah Bayu ASN Pemkot Bogor ditemukan di rumah istri muda di Sukabumi?

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya

Rabu, 30 September 2026 - 23:01 WIB

5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km

Kamis, 24 September 2026 - 12:00 WIB

“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:00 WIB