Cobain Yuk, Keripik Tempe Krispi dan Sagu dari Tegalbuleud Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 28 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keripik tempe dari Tegalbuleud, Sukabumi. l Istimewa

Keripik tempe dari Tegalbuleud, Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.COM – Berawal dari coba-coba membuat cemilan berbahan dasar kedelai, Emas Maesaroh (40), tidak menyangka produk hasil olahannya laku dan diminati pasar.

Ibu dari empat anak ini asal Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, ini membuat cemilan keripik tempe. Gurih dan kriyusss dengan dua varian rasa, yaitu krispi dan sagu. “Kriuk Gurih Renyah tanpa Bahan Pengawet”.

Wajar jika keripik tempe hasil olahan Emas, laku dipasaran. Bahkan, tidak hanya di wilayah Tegalbuleud saja, tapi sampi ke luar wilayah, seperti Kecamatan Ciracap, Surade, Kota Sukabumi, hingga ke Bogor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Cara pemesanan bisa melalui online, atau datang langsung ke rumah. Untuk wilayah Tegalbuleud biasanya diantar langsung, sementara untuk yang di luar wilayah dikirim melalui jasa pengiriman,” ujarnya kepada sukabumiheadline.com, Rabu (25/08/2021).

Keripik tempe dari Tegalbuleud ini rasanya maknyos, terlebih jika disantap dengan mie bakso atau instant. Karenanya wajar jika mudah diterima pasar penikmat kuliner.

Karena pesanan terus meningkat, Emas yang merintis usaha sejak 2019 lulu, itu kini dibantu tiga orang karyawan untuk memproduksi 10 kg keripik tempe per hari. Keripik tempe produksi Emas dikemas dalam plastik dengan harga bervariasi, dari mulai Rp2 ribu hingga Rp60 ribu.

Alhamdulillah bisa nambah penghasilan buat keluarga, juga bisa menggaji tiga karyawan,” bangganya.

Berita Terkait

BNN minta semua jenis vape dilarang
Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya
Diklaim lebih adil, pemerintah bakal beri bansos digital untuk desil 1 hingga 5 awal 2027
Naik 575%, perdagangan saham NexAI milik bos Persib dihentikan BEI
PLN IP PLTP Gunung Salak Sukabumi kembangkan aset karbon
50 UMKM Sukabumi dibantu FEB UI perluas pasar melalui pelatihan digital marketing
Bioskop Alfamart Sukabumi resmi dibuka, punya 2 studio, cek lokasi dan harga tiket
64,2 persen! Bank Dunia: Indonesia juara 4 penduduk miskin terbanyak 2026

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:21 WIB

BNN minta semua jenis vape dilarang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:17 WIB

Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya

Kamis, 10 September 2026 - 23:30 WIB

Diklaim lebih adil, pemerintah bakal beri bansos digital untuk desil 1 hingga 5 awal 2027

Rabu, 9 September 2026 - 19:04 WIB

Naik 575%, perdagangan saham NexAI milik bos Persib dihentikan BEI

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

PLN IP PLTP Gunung Salak Sukabumi kembangkan aset karbon

Berita Terbaru

Sebuah rumah bergaTaufiq Ismail membaca puisi di Kota Sukabumi - Fadli Zon

Kultur

Kala penyair legendaris Taufiq Ismail baca puisi di Sukabumi

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:42 WIB

Ilustrasi vape - sukabumiheadline.com

Regulasi

BNN minta semua jenis vape dilarang

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:21 WIB