Daftar Negara yang Kirim Bantuan ke Gaza, Uni Eropa Terbesar dan Tidak Ada Indonesia

- Redaksi

Senin, 23 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Gaza setelah dibombardir oleh Israel. l The Nation

Kondisi Gaza setelah dibombardir oleh Israel. l The Nation

sukabumiheadline.com l Hingga saat ini sudah ada sekira 10 negara dan komunitas negara yang memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina setelah wilayah Gaza, dibombardir Israel sejak 7 Oktober 2023.

Serangan militer Zionis ini merupakan respons atas serangan Hamas terhadap Israel yang melancarkan serangan dengan nama sandi Operasi Badai Al-Aqsa.

Tercatat lebih dari 1.400 orang tewas dan ratusan lainnya diculik. Sebagai respons, rezim Zionis Israel melancarkan Operasi Pedang Besi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Negara Zionis itupun melakukan pengepungan total sambil membombardir Gaza nyaris tanpa henti. Akibatnya, tercatat lebih dari 4.000 orang tewas.

Situasi di Gaza yang memburuk akibat serangan udara dan blokade total hingga berhentinya aliran listrik, air, makanan, dan bahan makanan dari luar, membuat sejumlah negara tergerak membantu Palestina.

Baca Juga :  Duta Besar Rusia di PBB: Israel adalah Penjajah, Tak Punya Hak Membela Diri

Adapun, bantuan tersebut dikirim melalui UN Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA), dan lainnya melalui UN Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (UNOCHA).

Dilaporkan, baru sebagian kecil bantuan yang masuk ke Gaza melalui perbatasan Rafah —perbatasan Gaza dan Mesir—pada pekan lalu dengan kontrol ketat militer Israel.

Berikut adalah daftar 10 Negara yang memberi bantuan ke Palestina

  1. Uni Eropa Nilai bantuan Rp1,2 triliun. Uni Eropa beranggotakan: Austria, Belgia, Bulgaria, Republik Ceko, Kroasia, Siprus, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Irlandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Malta, Belanda, Polandia, Portugal, Rumania, Slovakia, Slovenia, Spanyol, dan Swedia
  2. Uni Emirat Arab Nilai bantuan Rp314,2 miliar
  3. Irlandia Nilai bantuan Rp215,2 miliar
  4. Inggris Nilai bantuan Rp191,4 miliar
  5. Jepang Nilai bantuan Rp157,1 miliar
  6. Yordania Nilai bantuan Rp67,5 miliar
  7. Kuwait Nilai bantuan Rp31,4 miliar
  8. Arab Saudi Nilai bantuan Rp31,4 miliar
  9. Skotlandia Nilai bantuan Rp9,6 miliar
  10. Islandia Nilai bantuan Rp7,9 miliar
Baca Juga :  Defence for Children International: Setiap dua hari 1 anak Palestina tewas

“Pengepungan total terhadap Gaza terus berlanjut. Jalur perlintasan Rafah tetap ditutup, mencegah masuknya bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan, termasuk makanan, air dan obat-obatan yang menunggu di wilayah Mesir,” kata OCHA dalam siaran pers, Rabu pekan lalu sebelumnya akhirnya perbatasan Rafah dibuka akhir pekan lalu.

Berita Terkait

Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap
700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS
Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI
Mohammed Taufiq Johari: Dari Unisba Bandung jadi Menpora Malaysia, magang di Garut, istri WNI
Suasana Natal di Gaza yang penuh keprihatinan
Fenomena ratusan sinkhole di Turkiye, pernah terjadi di Sukabumi, ini pemicunya
Pemukim Yahudi di Tepi Barat bertambah signifikan, PBB murka
Korupsi Rp556 miliar, eks Menteri Olah Raga China dihukum mati

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 03:20 WIB

700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS

Senin, 29 Desember 2025 - 01:43 WIB

Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI

Jumat, 26 Desember 2025 - 21:09 WIB

Mohammed Taufiq Johari: Dari Unisba Bandung jadi Menpora Malaysia, magang di Garut, istri WNI

Jumat, 26 Desember 2025 - 03:00 WIB

Suasana Natal di Gaza yang penuh keprihatinan

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:11 WIB

Fenomena ratusan sinkhole di Turkiye, pernah terjadi di Sukabumi, ini pemicunya

Berita Terbaru

Ilustrasi berwisata malam hari - sukabuniheadline.com

Wisata

Rekomendasi spot wisata malam di Sukabumi

Jumat, 2 Jan 2026 - 04:57 WIB

Pendidikan

Pelajar Sukabumi, simak yuk kalender akademik 2026 ini

Kamis, 1 Jan 2026 - 19:44 WIB

Kasim, buruh migran asal Sukabumi mengadu nasib di Benua Amerika awal abad ke-19. - Tropenmuseum

Khazanah

Kisah Kasim, pria berkutil asal Sukabumi jadi TKI sejak 1919

Kamis, 1 Jan 2026 - 12:32 WIB