Danantara segera groundbreaking 18 proyek flagship, satu di Sukabumi butuh 6,9 ribu pegawai

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Oil Storage Tanks - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Oil Storage Tanks - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara tengah bersiap untuk memulai pembangunan sejumlah proyek strategis pada 2026. Proyek flagship yang rencananya akan dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pada tahun ini, dan ditarget berjalan dari Februari hingga Juni 2026.

Sejumlah proyek tersebut dari mulai pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), kampung haji di Makkah, Arab Saudi, direncanakan dimulai pada kuartal IV/2026. Selain program flagship tersebut, Danantara juga berencana segera memulai pembangunan enam proyek hilirisasi strategis.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, mengatakan ada enam proyek hilirisasi yang akan groundbreaking atau peletakan batu pertama pada Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun 8 dari 18 proyek tersebut merupakan sektor hilirisasi mineral dan batu bara (minerba), 2 proyek ketahanan energi, 2 proyek transisi energi, 3 proyek hilirisasi kelautan dan perikanan, dan 3 proyek hilirisasi pertanian.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, salah satu proyek tersebut akan dibangun di Sukabumi, Jawa Barat.

Untuk informasi, flagship adalah produk, layanan, atau toko utama dan paling unggul yang dimiliki oleh sebuah merek atau perusahaan. Produk atau proyek ini dirancang dengan teknologi tercanggih, fitur terbaik, dan kualitas premium untuk menunjukkan kemampuan terbaik perusahaan di pasar. Biasanya, flagship memiliki harga atau nilai proyek tertinggi dibanding produk lainnya.

Daftar proyek Danantara

Sumber: Kementerian ESDM

1. Smelter aluminium dari alumina: Mempawah, Kalimantan Barat US$2,4 miliar

2. Smelter grade alumina dari bauksit (SGAR): Mempawah, Kalimantan Barat US$890 juta

3. Fasilitas produksi bioavtur: Cilacap, Jawa Tengah US$1,1 miliar

4. Fasilitas produksi bioetanol: Banyuwangi, Jawa Timur US$80 juta

5. Proyek hilirisasi kelapa terintegrasi: Morowali, Sulawesi Tengah US$100 juta

6. Budidaya unggas: 5 fasilitas dari 12 titik lokasi (tidak disebutkan) tidak disebutkan

Baca Juga :  Termasuk di Sukabumi, Grup Sinar Mas gandeng First Gen garap proyek senilai US$80 juta

7. Proyek waste-to-energy (WtE) atau pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL): Bekasi, Bogor Raya, Bali, dan Yogyakarta estimasi Rp2 triliun-Rp3 triliun per PSEL

8. Proyek Kampung Haji Makkah: Arab Saudi sekitar US$500 juta (pembelian hotel) US$700 juta-US$800 juta (pembangunan lanjutan)

Daftar Proyek Prioritas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Danantara

1. Industri Smelter Aluminium (bauksit): Mempawah, Kalimantan Barat. Anggaran Rp60 triliun, tenaga kerja 14.700 orang

2. Industri DME (batu bara): 6 lokasi (A) Bulungan, (B) Kutai Timur, (C) Kota Baru, (D) Muara Enim, (E) Pali, (F) Banyuasin. Anggaran Rp164 triliun, tenaga kerja 34.800 orang

3. Industri Aspal (Aspal Buton): Buton, Sulawesi Tenggara. Anggaran 1,49 triliun, tenaga kerja 3.450 orang

4. Industri Mangan Sulfat (Mangan): Kupang, NTT. Anggaran Rp3,05 triliun, tenaga kerja 5.224 orang

5. Industri Stainless Steel Slab (Nikel): Kawasan Industri Morowali, Sulawesi Tengah. Anggaran Rp38,4 triliun, tenaga kerja 12.000 orang

6. Industri Copper Rod, Wire & Tube (Katoda Tembaga): Gresik, Jawa Timur. Anggaran Rp19,2 triliun, tenaga kerja 9.700 orang

7. Industri Besi Baja (Pasir Besi): Kabupaten Sarmi, Papua. Anggaran Rp19 triliun, tenaga kerja 18.000 orang

8. Industri Chemical Grade Alumina (Bauksit): Kendawangan, Kalimantan Barat. Anggaran Rp17,3 triliun, tenaga kerja 7.100 orang

9. Industri Oleoresin (Pala): Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Anggaran Rp1,8 triliun, tenaga kerja 1.850 orang

10. Industri Oleofood (Kelapa Sawit): KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan Timur (MBTK). Anggaran Rp3 triliun, tenaga kerja 4.800 orang

11. Industri Nata de Coco, Medium-Chain Triglycerides (MCT), Coconut Flour, Activated Carbon (Kelapa): KI Tenayan, Riau. Anggaran Rp2,3 triliun tenaga kerja 22.100 orang

Baca Juga :  Satu dekade MUFFEST 2025, ajang pamer karya UMKM Batik Sukabumi-Cianjur

12. Industri Chlor Alkali Plant (Garam): (A) Aceh, (B) Kalimantan Timur, (C) Jawa Timur, (D) Sumsel (2), (E) Riau, (F) Banten (2), dan (G) NTT (2). Anggaran Rp16 triliun, tenaga kerja 33.000 orang

13. Industri Fillet Tilapia (Ikan Tilapia): (A) Banten, (B) Jawa Barat, (C) Jawa Tengah, (D) Jawa Timur. Anggaran Rp1 triliun, tenaga kerja 27.600 orang

14. Industri Carrageenan (Rumput Laut): Kupang, NTT. Anggaran Rp212 miliar, tenaga kerja 1.700 orang

15. Oil Refinery: (A) Lhokseumawe, (B) Sibolga, (C) Natuna, (D) Cilegon, (E) Sukabumi, (F) Semarang, (G) Surabaya, (H) Sampang, (I) Pontianak, (J) Badung (Bali), (K) Bima, (L) Ende, (M) Makassar, (N) Dongala, (O) Bitung, (P) Ambon, (Q) HalmaheraUtara, (R) Fakfak. Anggaran Rp160 triliun, tenaga kerja 44.000 orang

Berita Terkait: Karakteristik dan 5 kelebihan kilang modular yang akan dibangun di Sukabumi

Ilustrasi kilang modular - sukabumiheadline.com
Ilustrasi model kilang modular – sukabumiheadline.com

16. Oil Storage Tanks: (A) Lhokseumawe, (B) Sibolga, (C) Natuna, (D) Cilegon, (E) Sukabumi, (F) Semarang, (G) Surabaya, (H) Sampang, (I) Pontianak, (J) Badung (Bali), (K) Bima, (L) Ende, (M) Makassar, (N) Dongala, (O) Bitung, (P) Ambon, (Q) HalmaheraUtara, (R) Fakfak. Anggaran Rp72 triliun, tenaga 6.960 orang.

Dengan demikian, jika dibagi 18 lokasi, maka dibutuhkan sekira 386 pekerja di masing-masing lokasi. Baca selengkapnya: Mengenal kilang modular yang akan dibangun Danantara di Sukabumi

Baca Juga: Ternyata ini tujuan kilang minyak Sukabumi dibangun

17. Modul Surya Terintegrasi (Bauksit & Silika): KI Batang, Jawa Tengah. Anggaran Rp24 triliun, tenaga kerja 19.500 orang

18. Industri Bioavtur (Used Cooking Oil): (A) KBN Marunda; (B) KI Cikarang; (C) KI Karawang. Anggaran 16 triliun, tenaga kerja 10.152 orang.

Berita Terkait

Ini pemilik Hotel Santika Premiere Hills Resort Cibadak Sukabumi, lahir dari pembredelan media
20 kecamatan penghasil ubi kayu terbesar di Sukabumi, bukan sekadar teman ngopi
Maman wajibkan pelaku usaha kecil daftar aplikasi Sapa UMKM, janji bukan untuk dipajaki
27 kecamatan penghasil ubi jalar di Sukabumi, kenali gizi, mineral dan manfaatnya bagi tubuh
Update jumlah pengangguran di Kabupaten Sukabumi, rangking berapa?
5 bisnis menggiurkan di dekat Gerbang Tol Bocimi Sukabumi
Daftar raja minimarket di Indonesia, nomor 5 asal Sukabumi
Kota Sukabumi juara 3 jumlah pengangguran terbesar

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:41 WIB

Danantara segera groundbreaking 18 proyek flagship, satu di Sukabumi butuh 6,9 ribu pegawai

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:10 WIB

Ini pemilik Hotel Santika Premiere Hills Resort Cibadak Sukabumi, lahir dari pembredelan media

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:47 WIB

20 kecamatan penghasil ubi kayu terbesar di Sukabumi, bukan sekadar teman ngopi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:25 WIB

Maman wajibkan pelaku usaha kecil daftar aplikasi Sapa UMKM, janji bukan untuk dipajaki

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:11 WIB

27 kecamatan penghasil ubi jalar di Sukabumi, kenali gizi, mineral dan manfaatnya bagi tubuh

Berita Terbaru

Internasional

Sudah dikepung militer AS, Iran siap perang total

Minggu, 25 Jan 2026 - 22:43 WIB