Dandi, Wisatawan asal Cianjur Tenggelam di Palabuhanratu Sukabumi Ditemukan

- Redaksi

Kamis, 19 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi jenazah Dandi Taufik. l Istimewa

Proses evakuasi jenazah Dandi Taufik. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CISOLOK – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad Dandi Taufik (16), wisatawan asal Kabupaten Cianjur yang terseret ombak di Pantai Citepus, pada 15 Mei 2022 lalu sekitar pukul 08.30 WIB.

Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Hendra Sudirman melalui Korpos SAR Basarnas Sukabumi Suryo Adianto mengatakan, korban ditemukan dalam pencarian Tim SAR Gabungan di hari ke lima, dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban ditemukan sekira pukul 11.40 WIB, tadi siang sekitar perairan Cisolok,” ungkapnya, Kamis (19/5/2022).

“Korban ditemukan dalam kondisi mengambang radius tujuh Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian,” sambungnya.

Dijelaskan Suryo, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Palabuhanratu, untuk dilakukan penanganan selanjutnya. “Setelahnya langsung diserahkan ke pihak keluarga,” jelasnya.

Masih kata Suryo, sebelumnya, Tim SAR Gabungan dalam operasinya telah membagi dua area pencarian, dimana tim melakukan pencarian pada area laut menggunakan perahu karet dengan luas area hingga 15 NM di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Catatan 100 Hari Bupati dan Wabup Sukabumi, 5 Lelucon Silent Center Disnakertrans

“Kemudian melakukan pencarian dengan penyisiran melalui jalur darat di sepanjang bibir pantai hingga radius 18 KM dari lokasi kejadian,” terangnya.

Puluhan personel SAR gabungan, lanjut Suryo dikerahkan dalam operasi SAR diantaranya Pos SAR Sukabumi, Satpol Air Polres Sukabumi, TNI AL, Damkar, BPBD, Balawista, RAPI Lokal 1, MRI ACT Catatan Cakrawala, IEA, SAR Khatulistiwa, SSV, Pramuka Peduli, Husein Rescue, TRC IKB RAPI Lokal 8,

“Serta dibantu Pramuka Saka Warantika, Sehati Gerak Bersama, pihak keluarga serta masyarakat setempat,” tandasnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:12 WIB

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Berita Terbaru

Ilustrasi buruh sedang menjahit di pabrik garmen - sukabumiheadline.com

Bisnis

Menghitung jumlah pabrik garmen di Sukabumi

Rabu, 4 Feb 2026 - 04:57 WIB

UMKM

Ini 22 kecamatan penghasil kopi Sukabumi terbanyak

Rabu, 4 Feb 2026 - 00:27 WIB

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit - sukabumiheadline.com

Nasional

Prabowo sebut kelapa sawit tanaman ajaib, dikritik PDIP

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:48 WIB