Derai, Duo Single asal Sukabumi Rilis Single “In My Blood”

- Redaksi

Selasa, 23 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Duo Derai, Ica Deriza dan Ramli Nurhappi. - Istimewa

Duo Derai, Ica Deriza dan Ramli Nurhappi. - Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Duo penyanyi asal Sukabumi kembali menambah daftar artis di pentas musik Tanah Air, sekaligus membuat industri musik Indonesia semakin variatif.

Duo asal Sukabumi itu hadir dalam Derai, membawakan musik alternative-pop yang unik dan menarik untuk disimak.

Duo yang terdiri dari Ica Deriza dan Ramli Nurhappi ini terbentuk pada November 2020 dan menandai bergabungnya mereka bersama Warner Music Indonesia dengan merilis lagu bertajuk In My Blood yang mengekspresikan kerinduan yang mendalam berselimutkan harapan dan cinta yang besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lagu ini terinspirasi dari bentuk representasi setiap orang dalam menyampaikan perasaannya melalui bahasa cinta (love language) yang memiliki beberapa elemen. Ini adalah single yang mewakili elemen quality time dan physical touch.” ujar Ica dalam rilis persnya.

Nomor ballad yang terdengar menenangkan ini menawarkan perpaduan vokal harmonis kedua personel berbalut lirik romantis dan cocok buat didengerin pas lagi kangen berat!

In My Blood diciptakan bersama oleh Ica dan Rai selama dua hari. Mereka juga dibantu oleh Kamga sebagai vocal director dan Anka Diov didapuk sebagai produser.

Untuk proses rekaman, diskusi terkait aransemen beserta konsep berlangsung selama seminggu.

“Menariknya proses penggarapan lagu ini dilakukan secara online karena pandemi. Pengalaman buat kami juga. Tapi semuanya tetap berjalan baik dan kondusif.” terang Ica.

Bersama dengan perilisan lagunya, official visualizer singleIn My Blood’ dapat ditonton di kanal youtube Derai. Tampak visualizernya menyuguhkan dominasi warna ungu dengan menampilkan kedua personilnya.

Meskipun berasal dari Sukabumi, Jawa Barat, bukan berarti mereka nggak bisa mereplikasi sound anak ‘Jaksel’.

Bahkan, dalam rilisnya, Derai mengaku mengemas karyanya dengan nuansa modern yang terselip dalam ambient electro yang mereka presentasikan di lagu ini.

“Pada lagunya quality time dan physical touch direpresentasikan dengan warna deep purple yang menjadi salah satu colour of love yang merepresentasikan devotion and bonding and the ability to commit to another. Dengan demikian warna tersebut mewakilkan salah satu pilar dari Bahasa cinta (love language).” kata Rai.

Duo alternative-pop asal Sukabumi ini berharap mereka dapat diterima dengan hangat oleh penikmat musik Indonesia. Unsur lokalitas mereka juga diharapkan menjadi nilai tambah tersendiri.

“Semoga bisa mewakili pesan dan perasaan dari setiap pendengarnya. Dan harapnya dari lagu ini Derai diharapkan dapat dikenal lebih luas di Indonesia hingga mancanegara,” harapnya.

Berita Terkait

Momen artis Sheryl Sheinafia quality time di Sukabumi, panen labu hingga botram
Warga Sukabumi hasilkan 9,329 m3 sampah per orang
Mengenal ProKlim, penghargaan nasional diraih Desa Kutajaya Sukabumi
Kisah hidup artis Cindy Fatika Sari; Kelahiran Malang, nikah di Sukabumi, jadi WN Kanada
Lansia perempuan Sukabumi lebih panjang umur, laki-laki hanya sampai usia 74, kok bisa?
5 momen artis asal Sukabumi cantik dalam balutan hijab, hijrah setelah lihat sosok seram
Waspada! Ini daftar 11 penyakit mematikan, ada stroke, sirosis dan TBC
Mengenal 8 ratu gaib Nusantara, ada Nyi Roro Kidul yang populer di Sukabumi

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:14 WIB

Momen artis Sheryl Sheinafia quality time di Sukabumi, panen labu hingga botram

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Warga Sukabumi hasilkan 9,329 m3 sampah per orang

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:32 WIB

Mengenal ProKlim, penghargaan nasional diraih Desa Kutajaya Sukabumi

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:58 WIB

Kisah hidup artis Cindy Fatika Sari; Kelahiran Malang, nikah di Sukabumi, jadi WN Kanada

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:32 WIB

Lansia perempuan Sukabumi lebih panjang umur, laki-laki hanya sampai usia 74, kok bisa?

Berita Terbaru

Ilustrasi membuang sampah ke sungai - sukabumiheadline.com

Lingkungan

Warga Sukabumi hasilkan 9,329 m3 sampah per orang

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB