SUKABUMIHEADLINES.com l CIRACAP – Warga di Kampung Wangunjati, Desa Purwasedar dikejutkan penemuan jasad mayat mengambang di Pantai Alor Ijrom Batu Panganten, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa barat. Rabu (26/1/2022).
Informasi diperoleh kejadian penemuan pertama kali ditemukan oleh warga yang akan memancing, tiba-tiba ia melihat sesosok mayat berjenis kelamin laki laki tanpa busana mengambang di pantai.
“Penemuan sekitar pukul 12.00 WIB, posisi korban ditemukan dalam keadaan mengambang telungkup, diduga sudah meninggal dunia,” ujar Kapten Marinir Sri Agus Subagyo Komandan Pos Angkatan Laut Palabuhanratu kepada sukabuniheadlines.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, kata Sri Agus Subagyo, warga yang menemukan jasad tersebut melaporkan ke pihak Kecamatan Ciracap. Tidak berselang lama Tim SAR Gabungan dan Satpolair Palabuhanratu, Posmat TNI AL Ujunggenteng, Koramil Surade, Polsek Surade, Sarda, Basarnas dan Relawan melakukan upaya evakuasi terhadap jasad tersebut.
“Hingga pukul 14.19 WIB, jasad korban masih terapung, dikarenakan lokasi penemuan yang sulit dan ombak tengah pasang dan ditambah angin kencang,” jelasnya.
Masih kata dia, sebelumnya sekira pukul 08.00 WIB ada pihak keluarga korban memberi kabar ke ketua RT setempat, sepeda motor Beat, jaket, tas, helm diduga milik korban ditinggalkan di daerah Kampung Warungjati, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, agar diambil oleh pihak keluarga.
“Informasinya korban menyampaikan dalam pesan chat bahwa dirinya akan pergi jauh dan tidak akan kembali lagi ke rumah,” terangnya.
Kapten Marinir Sri Agus Subagyo mengungkapkan, jasad mengambang tersebut diketahui bernama Irvan Maulana berusia sekira 35 -40 tahun, warga Cinagen, Desa Ciparay, Kecamatan Jampang Kulon.
Irvan diduga bunuh diri karena mengalami depresi berat dan frustasi akibat sering melakukan judi online sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
“Korban sebelumnya, disebutkan sempat akan melakukan bunuh diri di tempat lain akibat permasalahan yang sama akibat himpitan ekonomi, ditambah sering melakukan judi online. Namun, saat itu keburu kepergok oleh keluarga,” tandasnya.