Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasib miris Abah Mitra dan Sawiyah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk - Wulan

Nasib miris Abah Mitra dan Sawiyah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk - Wulan

sukabumiheadline.com – Sepasang lansia bernama Abah Mitra dan Mak Sawiah tinggal di gubuk, rumah panggung tidak layak huni. Pasangan lansia 78 dan 70 tahun itu timggal di Kampung Cibarengkok RT 001/015, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam video diterima dari Wulan, ketua RT setempat, memperlihatkan semua bagian gubuk tampak lapuk dan bolong di banyak bagian. Tiang-tiang penyangga sudah miring ke kiri, dinding bilik bambu pun tampak menghitam dan apuk, sehingga rawan ambruk jika hujan deras mengguyur kampung tersebut.

“Di sini saya selaku ketua RT, berharap ada yang bermurah hati kepada para dan mau membantu untuk merenovasi rumah milik Abah mitra,” jelas Wulan kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (16/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain karena faktor usia, jelas Wulan, Abah Mitra juga terkendala masalah kesehatan, sehingga sudah tidak memungkinkan bekerja seperti warga yang lain.

“Abah Mitra adalah warga saya yang
sudah lanjut usia dan sudah tidak terlalu
bisa bekerj, karena masalah kesehatan juga. Jadi selain tempat tinggal, pasangan lansia ini juga membutuhkan bantuan makanan sehari-hari,” jelas dia.

“Rumah abah sudah mau roboh dan sudah tidak bisa di tempati kalau hujan,” imbuhnya.

Lebih jauh, perempuan yang biasa dipanggil Meli, itu mengungkapkan bahwa Abah Mitra dan Sawiah lebih banyak beraktivitas di luar rumah, termasuk tidur. Hal itu karena bagian dalam rumah rawan amblas jika diinjak.

“Abah suka nginap di rumah orang.
Kalau gak hujan, si Abah tidur hanya di tepas (teras) gubuknya, karena di
dalam rumah sudah tidak bisa di injak
karna takut roboh,” pungkas Wulan.

Berita Terkait

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani
Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru
Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini
Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi
Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong tata kelola pariwisata tertib, nyaman dan profesional
Warga Nyalindung minta kepastian perbaikan jalan, ini kata Bupati Sukabumi
Kronologi pria Cibadak Sukabumi ditemukan meninggal dunia di kolong dermaga

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 02:22 WIB

Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:27 WIB

Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:01 WIB

Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:58 WIB

Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi

Berita Terbaru

Proses evakuasi pendaki asal Sukabumi di Lombok Timur - Polres Lombok Timur

Peristiwa

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB