Diduga Cemburu, R Tega Bunuh Wanita Cibadak Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 14 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eneng Kulsum meninggal dunia di RSUD Sekarwangi. l Istimewa

Eneng Kulsum meninggal dunia di RSUD Sekarwangi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CIBADAK -Seorang wanita bernama Eneng Kulsum (35) terkapar bersimbah darah setelah ditusuk oleh pria inisial R.

Wanita yang tercatat sebagai warga Kampung Babakan Sirna RT 05/13, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, itu lalu itu kemudia dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak dalam kondisi kritis.

Namun malang, nyawa Enang Kulsum tidak tertolong. Ia menghembuskan napas terakhirnya di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekarwangi.

Ayah korban bernama Endang (60), mengaku mendengar teriakan putrinya yang berteriak meminta tolong. Namun, tambah Endang, tidak ada warga yang menolong karena suasana di lokasi cukup sepi.

Endang juga mengaku dirinya tidak mengetahui jika anaknya akan bertemu dengan pelaku. Sementara, saat kejadian, ia sedang berada di rumah bersama suami Eneng.

“Eneng bilangnya mau ngobrol di depan. Pas keluar langsung di tusuk. Saat kejadian di depan rumah memang sepi,” ungkapnya kepada sukabumiheadlines.com, Sabtu (14/5/2022) dinihari.

Baca Juga :  Empat Pahlawan Nasional Terbaru dari Suku Sunda

Informasi dihimpun, Eneng Kulsum sempat menjanda dan diduga menjalin hubungan dengan pelaku.

Namun belakangan, mantan suami korban datang untuk meminta rujuk. Pelaku R diduga terbakar cemburu, sehingga kemudian menusuk korban dengan pisau.

Kasus penusukan dialami Eneng Kulsum saat ini tengah ditangani Polsek Cibadak, Polres Sukabumi. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Berita Terkait

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi
4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?
5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara
Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang
40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:56 WIB

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:26 WIB

4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:27 WIB

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB

Senin, 16 Februari 2026 - 19:14 WIB

Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal

Kamis, 19 Feb 2026 - 03:30 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131