Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sukabumi Asep Japar menyapa pasien di RSUD Palabuhanratu - Dok. Pribadi

Bupati Sukabumi Asep Japar menyapa pasien di RSUD Palabuhanratu - Dok. Pribadi

sukabumiheadline.com – Bupati Sukabumi Asep Japar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sidak dilakuan setelah sebelumnya sempat viral video terkait pasien tidak dilayani, serta keluhan terkait tarif parkir di rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Kepada sukabumiheadline.com, ia mengungkap alasan terkait sidak yang dilakukan ke RSUD Palabuhanratu. Asep Japar juga menyampaikan permohonan doa dari warga Sukabumi agar selalu dekat dengan rakyat.

“Jujur ya, saya sebenarnya malu sama rakyat. Kepada semua warga Kabupaten Sukabumi, terutama yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin,” kata Bupati Sukabumi, Selasa (12/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap hari saya mendengar dan membaca banyak keluhan warga, terutama di media sosial. Beragam dan kompleks, tapi masyarakat kan pasti tidak mau tahu. Pokoknya pemerintah harus selalu hadir di setiap persoalan,” imbuhnya.

Asep Japar meyakinkan, sidak yang dilakukan tersebut hanya upaya kecil dari sekian banyak persoalan yang harus dibenahi.

“Tapi intinya, saya dan Wakil Bupati Pak Haji Andreas berkomitmen untuk membangun Sukabumi dan melayani masyarakat, meskipun ada keterbatasan anggaran dan luasnya wilayah,” kata dia.

“Pokoknya doakan aja lah. Mohon doanya kepada semua warga Kabupaten Sukabumi agar saya selalu dekat dan hadir di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Sidak pengelolaan area parkir RSUD Palabuhanratu

Saat sidak di area parkir, Asep Japar menerima keluhan seorang perempuan berkerudung dan rekannya mengungkap pengalaman harus membayar tarif parkir yang tidak masuk akal. Keduanya mengaku diminta membayar tarif parkir motor sebesar Rp35 ribu untuk sekira enam jam.

Kepada Asep Japar, pihak ketiga pengelola parkir yang diwakili pria berkemeja putih, berdalih bahwa pihaknya telah memberlakukan program khusus untuk meringankan keluarga pasien rawat inap.

Pria berkemeja putih kemudian merinci adanya tarif flat harian sebesar Rp15 ribu untuk mobil dan Rp10 ribu untuk sepeda motor per 24 jam.

Namun, Asep Japar menekankan bahwa program keringanan tersebut tidak akan berdampak jika tidak disertai sosialisasi yang transparan kepada masyarakat.

“Memang banyak keluhan yang masuk, bahwa keluarga pasien yang menjenguk harus membayar tarif parkir mahal,” ungkap Asep Japar.

Untuk itu, prianyang pernah menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) tersebut langsung menekan pihak pengelola di lokasi untuk segera melakukan penyesuaian tarif agar fasilitas publik tidak menjadi beban bagi keluarga pasien.

“Saya sudah meminta pengelola agar menurunkan tarif, dan kalau perlu gratiskan apabila dari keluarga pasien tidak mampu,” tegasnya.

Viral pasien tidak dilayani 

Untuk informasi, sebelumnya viral video seorang pasien harus kembali dibawa pulang dari RSUD Palabuhanratu. Pihak keluarga mengaku kecewa karena merasa pasien bernama Sumiyati tidak mendapatkan penanganan maksimal.

Diketahui, Sumiyati disebut mengalami sakit selama beberapa pekan hingga kondisinya lemas dan mengalami pusing. Suami dari Sumiyati, Embad, berharap istrinya mendapat tindakan cepat berupa pemasangan infus dan perawatan lebih lanjut.

Namun setelah menjalani pemeriksaan, pihak rumah sakit menilai kondisi pasien tidak masuk kategori gawat darurat dan tidak memiliki indikasi medis untuk rawat inap.

“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kegawatdaruratan. Kesadaran pasien baik, tekanan darah normal, denyut nadi stabil, dan kekuatan otot juga normal,” jelas Kepala Seksi Pelayanan Medis RSUD Palabuhanratu, Rizky Tanzil.

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya
Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Ini jumlah ASN Kota Sukabumi 2026 menurut tingkat pendidikan dan jenis kelamin
Didominasi perempuan, ini data terbaru jumlah PNS dan PPPK di Kabupaten Sukabumi
Mengintip defisit APBD Kabupaten Sukabumi 2026
Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan
Momen Bupati Sukabumi dipuji setinggi langit oleh KDM, sebelumnya sempat dikritik
Segini jumlah PNS Pemkab Sukabumi berdasarkan tingkat pendidikan dan golongan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:34 WIB

Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat

Rabu, 29 April 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya

Minggu, 26 April 2026 - 15:40 WIB

Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam

Kamis, 16 April 2026 - 00:28 WIB

Ini jumlah ASN Kota Sukabumi 2026 menurut tingkat pendidikan dan jenis kelamin

Selasa, 14 April 2026 - 04:31 WIB

Didominasi perempuan, ini data terbaru jumlah PNS dan PPPK di Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru