Diresmikan Menteri, Mengenal Sejarah Masjid Al Hikam Parungkuda Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 17 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Al Hikam

Masjid Al Hikam

SUKABUMIHEADLINE.com l PARUNGKUDA – Anda yang sering melintas di kawasan Parungkuda mungkin sudah familiar dengan masjid yang satu ini. Tak hanya itu, masjid ini pun populer di kalangan anggota Jamaah Tabligh. Bahkan, dikenal sebagai markasnya jamaah yang biasa berdakwah door to door itu.

Al Hikam, merupakan nama yayasan sekaligus masjid dengan warna hijau tosca dan putih itu. Masjid Al Hikam berada di Kampung Cipanggulaan RT 08/03, Desa Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda.

Pengelola Masjid Al Hikam H. Idris menyebut, masjid tersebut didirikan pada masa orde baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdiri sejak 22 November 1997. Waktu itu yang meresmikan pak Fuad Bawazier (Menteri Keuangan Orde Baru-red),” terang H. Idris kepada sukabumiheadline.com, Jumat (17/9/2021) siang.

Diakui H. Idris, masjid tersebut biasa digunakan untuk shalat lima waktu dan menampung santri tahfidz Quran.

“Iya terbuka untuk umum, tetapi sekarang menampung santri dari pondok pesantren tahfidz Quran anak anak yang sudah berjalan tiga tahun,” tambahnya.

AL Hikam 2

Lebih jauh, H Idris menjelaskan, Masjid Al Hikam juga kerap digunakan itikaf tiga harian oleh Jamaah Tabligh. Namun, umumnya mereka bukan warga setempat.

“Masjid ini sering digunakan juga untuk itikaf tiga hari oleh warga dari luar kota. Bahkan, ada yang dari luar negeri. Materi pengajiannya, diisi dengan ceramah tentang kehidupan zaman Rasulullah Muhammad SAW,” paparnya.

Nah, buat Anda yang penasaran dengan masjid yang satu ini, jangan sekadar menengok. Jika selepas melakukan perjalanan dari Jakarta atau Bogor, silakan mampir dan beribadah sambil beristirahat, serta menikmati kesejukan masjid yang banyak ditanami bunga ini.

Berita Terkait

Catatan prestasi Herman Suradiradja: Pria Sukabumi Grandmaster Catur Indonesia pertama
Bagaimana warga Jakarta memandang wanita Sukabumi? Religius, tapi…
Mengenal Nasibah binti Ka’ab, pelindung Nabi SAW saat Perang Uhud
5 periode Setukpa Polri Sukabumi dan sejarah Hari Bhayangkara
Mengenal 20 Sahabiyah, perempuan-perempuan inspiratif sahabat Nabi SAW
Kisah Aliya, anak sopir asal Sukabumi melawan rindu demi cita-cita dokter
Jumlah pemeluk Protestan dan Katolik di Kabupaten Sukabumi, ini kecamatan terbanyak
5 ribu pasutri di Sukabumi cerai, 380 PA kumpul perkuat fiqh al-waqi’ dan fiqh al-tahawwulat

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:57 WIB

Catatan prestasi Herman Suradiradja: Pria Sukabumi Grandmaster Catur Indonesia pertama

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:43 WIB

Bagaimana warga Jakarta memandang wanita Sukabumi? Religius, tapi…

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:44 WIB

Mengenal Nasibah binti Ka’ab, pelindung Nabi SAW saat Perang Uhud

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:13 WIB

5 periode Setukpa Polri Sukabumi dan sejarah Hari Bhayangkara

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:17 WIB

Mengenal 20 Sahabiyah, perempuan-perempuan inspiratif sahabat Nabi SAW

Berita Terbaru

Ilustrasi pelajar penerima program Makan Bergizi Gratis atau MBG - sukabumiheadline.com

Politik

Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan

Jumat, 17 Jul 2026 - 14:51 WIB