Gadis asal Cicantayan Sukabumi Ini Kuliah Sambil Jualan Cireng

- Redaksi

Sabtu, 10 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahar Salimar Siwi. l Istimewa

Mahar Salimar Siwi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CICANTAYAN – Mahar Salimar Siwi (22) gadis asal Kampung Salakopi RT 01/04 Desa Lembursawah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sudah satu tahun memproduksi cireng isi daging ayam pedas.

Selain menggeluti usaha ini, Mahar juga sedang tercatat sebagai mahasiswi semester VIII di Universitas Bina Sarana Informatika Kota Sukabumi, Fakultas Teknik Informatika, jurusan Sistem Informasi. Yang memotivasi dirinya untuk membuka usaha tersebut karena ingin menjadi pengusaha muda yang bisa menginspirasi.

“Ingin menjadi pengusaha muda yang bisa menginspirasi, akhirnya saya mencoba membuat cireng isi daging ayam pedas,” kata Mahar saat diwawancarai oleh sukabumiheadline.com, Sabtu (10/7/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahar2
Mahar Shalimar Siwi memproduksi cireng. l Istimewa

Lanjut Mahar, cireng isi daging ayam dibuat dengan tepung tapioka, tepung terigu, daging ayam dan bumbu rempah-rempah. Dengan harga Rp 10 ribu sudah bisa mendapatkan 4 cireng yang dikemas dalam kap, ditambah isian daging ayam lebih banyak dari cireng lain pada umumnya.

Dengan modal awal Rp 100 ribu, Mahar mulai menjual cireng isi daging ayam buatannya kepada kerabat terdekat. Seiring berjalannya waktu, ia berhasil mempunyai 5 orang reseller yang dapat dipercaya.

“Bisa datang ke rumah dan juga bisa melalui sistem COD ataupun bisa menghubungi reseller. Untung yang didapat dari produksi cireng isi daging ayam ini sekitar Rp 200 ribu,” imbuhnya.

Ia dibantu oleh saudaranya dalam memproduksi cireng isi daging ayam. Dengan demikian, Mahar bisa berjualan sambil melanjutkan kuliah.

“Dari sebelum Covid-19 aku jualan sebelum berangkat ke kampus, jadi nanti tinggal diantar sama saudara. Sekarang juga masih sama, jualan dulu baru kuliah,” tutupnya.

Berita Terkait

Tertarik jadi petugas Sensus Ekonomi 2026? Daftar online di sini
Kabar gembira, kini warga Jabar bisa bayar pajak kendaraan via WhatsApp
Dolar tembus Rp17.400, antara optimisme dan sikap kritis Gen Z Sukabumi
Segini ternyata gaji kurir paket, bisa bawa pulang Rp5 juta upah setiap hari antar barang
Pernah meledak di Sukabumi 2 tewas, Bahlil: Pemerintah siapkan CNG 3 kg ganti elpiji
Jual saham Aman Resorts, konglomerat asal Sukabumi ini bukan lagi raja hotel dunia
Standar gaji ART Indonesia usai UU PPRT disahkan, beda jika rangkap baby sitter
MBG akan dipangkas hanya 4 hari, negara hemat APBN Rp50 triliun

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:40 WIB

Tertarik jadi petugas Sensus Ekonomi 2026? Daftar online di sini

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:44 WIB

Kabar gembira, kini warga Jabar bisa bayar pajak kendaraan via WhatsApp

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:54 WIB

Dolar tembus Rp17.400, antara optimisme dan sikap kritis Gen Z Sukabumi

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:29 WIB

Segini ternyata gaji kurir paket, bisa bawa pulang Rp5 juta upah setiap hari antar barang

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:51 WIB

Pernah meledak di Sukabumi 2 tewas, Bahlil: Pemerintah siapkan CNG 3 kg ganti elpiji

Berita Terbaru

Ilustrasi membuang sampah ke sungai - sukabumiheadline.com

Lingkungan

Warga Sukabumi hasilkan 9,329 m3 sampah per orang

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB