sukabumiheadline.com l Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) pengusung bacapres Prabowo Subianto yang dibesut Gerindra dan PKB kini menambah kekuatan dukungan.
Waketum PKB Jazilul Fawaid menyebut poros itu dengan ‘koalisi super jumbo’. Jazilul menyinggung jumlah kursi para partai itu mencapai sekitar 45%. Menurutnya, dinamika pilpres akan semakin menarik dalam penentuan sosok capres dan cawapres usungan.
“Ini koalisi super jumbo sebab tergabung 45% suara. Dinamika pilpres akan semakin seru dan menarik utamanya pada tahap penentuan pasangan capres-cawapres,” kata Jazilul kepada wartawan, Ahad (13/8/2023).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jazilul bersyukur dua partai pro-pemerintahan ini bergabung ke koalisinya. Dia berharap porosnya bertambah kuat.
“Alhamdulillah, koalisi yang digagas PKB dan Gerindra akhirnya diikuti oleh Golkar dan PAN. Insyaallah makin kuat,” katanya.
Diketahui, Golkar dan PAN resmi mendeklarasikan Prabowo sebagai capres 2024. Deklarasi dukungan ini disampaikan oleh kedua partai itu secara serentak di hadapan Prabowo dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai pembentuk KKIR.
Momen deklarasi ini dilakukan di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (13/8/2023).
Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas secara langsung membacakan deklarasi dukungan itu.
“Memberikan dukungannya kepada Bapak Letnan Jenderal Pak Prabowo Subianto sebagai calon presiden Republik Indonesia 2024-2029,” kata Airlangga dalam sambutannya.
Setelah Airlangga, Zulhas pun turut membacakan deklarasi dukungan itu.
“Memutuskan memberikan dukungan calon presiden periode 2024-2029 kepada Letnan Jenderal Prabowo Subianto,” kata Zulhas membacakan pernyataan dukungannya.