Gudang Bikin Rumah Warga Sukabumi Banjir, Camat Cicurug: Amdal Harus Dibahas Dulu Baru Izin Keluar

- Redaksi

Rabu, 3 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musyawarah Forkopimcam Cicurug bersama warga terdampak pembangunan gudang. l Anry Wijaya

Musyawarah Forkopimcam Cicurug bersama warga terdampak pembangunan gudang. l Anry Wijaya

sukabumiheadline.com l Pasca banjir yang terjadi di Kampung Babakan Kaum RT 003/001, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang menggenangi rumah warga akibat adanya pembangunan gudang.

Merespons keluhan warga, Forkopimcam Cicurug memanggil perusahaan PT Niagatama Kencana serta meninjau langsung ke lokasi banjir, Rabu (3/01/2024).

Berita Terkait: Kampung 4 Kali Kebanjiran, Warga Cicurug Sukabumi Tuding PT Wings Food

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Camat Cicurug, Ading Ismail dalam peninjauan langsung ke lokasi bahwa tugas seorang Camat itu mengkoordinasikan, salah satunya adalah masalah ketentraman dan ketertiban umum jadi tugas Camat tidak bisa menjadi eksekutor. Maka kewenangan tersebut ada pada dinas-dinas terkait.

Baca Juga :  Sungai Cibareno Meluap, Sekolah dan Rumah di Cisolok Sukabumi dan Banten Diterjang Banjir

“Terkait keluhan-keluhan dari masyarakat tentang masalah pembangunan gudang PT Niagatama Kencana ini, sehingga saya menginstruksikan respons cepat kepada Lurah Cicurug untuk membahas masalah ini,” ungkapnya.

Genangan air di area pembangunan gudang PT Niagatama Kencana di Cicurug. l Istimewa
Genangan air di area pembangunan gudang PT Niagatama Kencana di Cicurug. l Istimewa

Lanjut Ading, bahwa keluhan-keluhan tersebut yang pertama, masalah ruas Jalan Cimalati jika hujan terlihat kotor dan licin akibat dari kendaraan yang keluar masuk proyek.

Kemudian kedua, mengenai adanya dampak banjir akibat tidak adanya saluran drainase sehingga luapan air mengalir ke pemukiman warga.

“Sehingga solusi untuk mengatasi ini semua maka kita adakan musyawarah agar masyarakat aman dan nyaman dengan adanya pembangunan gudang ini,” jelasnya.

Menurutnya, dengan adanya kejadian ini, kajian-kajian mengenai Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) harusnya sudah di bahas sebelum perizinan itu keluar.

Baca Juga :  Lezat dan Empuk, Donat Centil Kreasi Enon di Sundawenang Sukabumi

“Sehingga kejadian-kejadian sekecil apapun bisa dihindari. Untuk itu mari kita tinjau langsung ke lokasi apakah hal itu benar adanya, jika iya mari kita carikan solusi agar masyarakat tidak terkena dampaknya,” pungkasnya.

Rumah warga Kampung Babakan Kaum, Cicurug kebanjiran diduga akibat pembangunan gudang milik PT Wings Food. l Anry Wijaya
Rumah warga Kampung Babakan Kaum, Cicurug kebanjiran diduga akibat pembangunan gudang milik PT Wings Food. l Anry Wijaya

Berdasarkan informasi dihimpun dari warga terdampak, gudang tersebut akan digunakan oleh Wings Food.

Namun, berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi, PT Niagatama Kencana adalah pemilik gudang diduga bermasalah tersebut.

Adapun, gudang tersebut nantinya akan digunakan sebagai Gudang Distribusi Perlengkapan Rumah Tangga, Makanan dan Minuman.

Berita Terkait

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir
Hasil forensik NS Sukabumi: Hantaman benda tumpul dan trauma panas organ dalam
DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin
Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam
DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya
Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati
Brak! Truk vs Colt Bogoran depan lapak pasir Parungkuda Sukabumi
5 rumah di Bantargadung Sukabumi rusak berat, 25 KK terdampak pergeseran tanah

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:59 WIB

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:34 WIB

Hasil forensik NS Sukabumi: Hantaman benda tumpul dan trauma panas organ dalam

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:45 WIB

Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam

Senin, 2 Maret 2026 - 20:38 WIB

DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:57 WIB

Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131