Gus Yaqut: Banyak ASN Kementerian Agama Tak Kompeten

- Redaksi

Sabtu, 31 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yaqut Cholil Qoumas. I Ilustrasi: Fery Heryadi

Yaqut Cholil Qoumas. I Ilustrasi: Fery Heryadi

sukabumiheadline.com l Kementerian Agama (Kemenag) memiliki Gedung Pusat Penilaian Kompetensi Kemenag yang diresmikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Yaqut mengungkapkan pihaknya melakukan pemetaan kompetensi para pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag RI, melalui Biro Kepegawaian. Ia mengaku kaget karena banyak ASN Kemenag kurang terampil.

“Kemarin hari Sabtu, Sekjen melalui Biro Kepegawaian sudah melaksanakan tes indeks profesionalisme dan moderasi beragama. Hasilnya luar biasa mengejutkan, 40 persen ASN Kementerian Agama tidak profesional, itu artinya ada 100.000 lebih ASN di Kementerian Agama tidak profesional,” kata dia, Jumat (30/12/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yaqut juga mengungkapkan bahwa para ASN yang dinilai tidak profesional ini akan diberikan sejumlah pelatihan khusus agar menjadi profesional.

“Tetapi kalau sudah diberi treatment, pelatihan, tidak juga kunjung menjadi profesional, ya apa boleh buat (dipecat), daripada menjadi beban,” tegas dia.

Solusi yang diberikan oleh Yaqut adalah menggantikan mereka yang tidak kompeten dengan generasi muda yang lebih profesional, sebab bekerja di bawah Kemenag mengemban tugas tidak mudah.

“Beban itu bukan letak kantor (tetap dipekerjakan), kita ganti saja yang lebih fresh, menurut saya ya yang lebih profesional karena sekali lagi bahwa amanat yang diemban oleh Kementerian Agama ini amanat yang tidak ringan,” kata dia.

Lebih lanjut, Yaqut beberkan bahwa kehadiran gedung ini guna melakukan penilaian kompetensi seluruh ASN Kemenag yang berjumlah ratusan ribu.

“Gedung ini bukan hanya gedung, tapi sebagai penanda Kementerian Agama ini serius dalam menjalankan reformasi, birokrasi, dan penilaian kompetensi kepada seluruh ASN yang berjumlah 234.000 orang,” jelasnya.

Berita Terkait

1.098 sapi kurban Presiden Prabowo dibeli pakai dana APBN Rp100 miliar
Gerindra ingin dibangun 1.000 Bioskop Desa didanai APBN
Momen para jenderal TNI AL berkumpul di Sukabumi, ini yang dilakukan
Prajurit TNI punya tugas baru, jadi petani jagung, padi dan kedelai
Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah
Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat
Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL
Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:49 WIB

1.098 sapi kurban Presiden Prabowo dibeli pakai dana APBN Rp100 miliar

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:03 WIB

Gerindra ingin dibangun 1.000 Bioskop Desa didanai APBN

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:02 WIB

Momen para jenderal TNI AL berkumpul di Sukabumi, ini yang dilakukan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:43 WIB

Prajurit TNI punya tugas baru, jadi petani jagung, padi dan kedelai

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:51 WIB

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah

Berita Terbaru

Daihatsu Mira Gino - Daihatsu

Otomotif

Kenalkan Daihatsu Mira Gino, lebih murah dari Ayla dan Agya

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:11 WIB

Attar dan Alfajri, pelajar MAN 2 Kota Sukabumi - Kemenag Jawa Barat

Olahraga

Selamat, dua pelajar Sukabumi lolos seleksi Timnas Futsal U-17

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB