Hancur jalan penghubung Parungkuda – Bojonggenteng – Parakansalak Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hancur jalan penghubung Parungkuda - Bojonggenteng - Parakansalak Sukabumi - Anry Wijaya

Hancur jalan penghubung Parungkuda - Bojonggenteng - Parakansalak Sukabumi - Anry Wijaya

sukabumiheadline.com – Jalan penghubung tiga kecamatan antara Bojonggenteng, Parungkuda dan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kondisinya memprihatinkan. Pasalnya, jalan akses masyarakat yang sejatinya biasa dilewati mobil itu, kini hanya bisa di lewati motor saja.

Kondisi kerusakan sudah 4 tahun yang membuat kendaraan roda 4 tidak bisa tembus lewat. Pilihannya adalah kembali putar balik, untuk kendaraan roda 2 pun sangat mengkhawatirkan.

“Akses utama warga penghubung 3 Kecamatan, kalau kondisi seperti ini jelas akan menggangu perekonomian warga,” ungkap warga Kecamatan Bojonggenteng, Julius Abdilah kepada sukabumiheadline.com, Kamis (2/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlebih pada malam hari dan musim hujan akses jalan tersebut gelap gulita sehingga mengkhawatirkan para pengguna jalan yang melintasi jalur penghubung tiga kecamatan ini.

“Hanya menyisakan satu meter di tambah jalan di titik lain berlubang serta tergenang air dan tanpa penerangan, banyak yang melintasi jalur ini seperti anak sekolah karyawan sehingga harus secepatnya di realisasikan perbaikan,” terangnya.

Dengan kondisi jalan seperti ini aktivitas perekomomian masyarakat, pelayanan publik, menjadi pincang. Kita warga masyarakat berharap agar pemerintah dapat secepatnya memperbaiki jalan penopang tiga kecamatan.

“Jangan nunggu ada korban, pemerintah harus benar-benar fokus untuk memperbaiki jalan ini dari mulai yang terkena longsor, jalan berlubang hingga penerangan jalan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi respons tuntutaan tolak kenaikan harga BBM dan evaluasi MBG

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Berita Terbaru