Icip Ketupat Tahu dan Ketupat Sayur Bhayangkara Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 14 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketupat Sayur Bhayangkara. l Istimewa

Ketupat Sayur Bhayangkara. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Ketupat sayur adalah makanan khas Indonesia yang sering dijadikan menu favorit ketika misalnya lebaran atau perayaan – perayaan tertentu, seperti saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha atau saat syukuran atas capaian yang diraih anggota keluarga.

Demikian halnya dengan menu ketupat tahu atau warga Sunda biasa menyebut kupat tahu, menu tradisional yang terdiri dari irisan kotak ketupat dan tahu lalu disiram saus kacang dan ditaburi kerupuk dan bawang goreng.

Namun kini, baik menu ketupat tahu ataupun ketupat sayur juga lazim digunakan sebagai menu sarapan atau makan siang dan makan malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karenanya, tak mengherankan jika sekarang masakan ini banyak dijual di berbagai lokasi, seperti di kawasan perkantoran dan perumahan.

Di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Anda pecinta kuliner ini bisa menikmati menu ini di Kedai Ketupat Tahu dan Ketupat Sayur Bhayangkara yang berlokasi di Jl. Bhayangkara No.136, RW 006, Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh.

Screenshot 2023 10 14 01 31 26 13 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Ketupat Tahu Bhayangkara. l Istimewa

Rasanya yang lezat, membuat ketupat sayur dan ketupat tahu ini banyak dikunjungi pembeli. Di sini, Anda bisa menyantapnya di lokasi ataupun dibawa pulang.

“Lokasi dekat hotel, cocok untuk sarapan pagi harga cukup terjangkau. Menunya recommended karena santannya terasa, sayuran labunya masih hijau dan ada potongan daging,” kata salah seorang pengunjung, Azhar Hibatullah yang mengaku tengah menginap di hotel tidak jau dari tempatnya menyantap ketupat sayur.

Sementara pembeli lainnya, Chairunnisa Suwarjo, mengaku sangat menikmati menu yang tersedia. Selain rasanya yang lezat, harganyapun cukup terjangkau, yakni di kisaran Rp15 ribuan.

“Rasanya enak, harga murah. 10 ribu Rupiah tanpa telur, 13 ribu Rupiah dengan telur. Penyajiannya seperti di resto, menggunakan piring dan mangkok beling yang berat,” kata Chairunnisa.

“Tempatnya juga bersih walaupun tidak jauh dari situ ada tempat pembuangan sampah. Tapi untungnya tidak tercium aroma tidak enak,” tambah dia.

Chairunnisa menambahkan, ia merasa sangat terbantu dengan sistem layanan pembayaran yang disediakan penjual.

“Bayarnya pun bisa cash atau menggunakan e-wallet seperti OVO dan QRIS,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sarapan dengan telur dadar atau ceplok? Ternyata cara masak berdampak beda bagi tubuh
10 objek wisata alam di Sukabumi terpopuler 2026, lengkap harga tiket masuk, kelebihan dan lokasi
Penyanyi ska Givani Gumilang hibur ribuan warga Sukabumi, intip profil lengkapnya
Bahas pendapatan, Perhutani KPH Sukabumi kumpulkan pelaku wisata kawasan hutan
Cerita pensiunan berwisata ke Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi naik Honda Supra X
5 film keluarga yang menggambarkan rumah sebagai horor yang memuakkan
Tinjauan psikologi dan politik mengapa kritik ditanggapi dengan sindiran dan ejekan
Kentring Manik Mayang Sunda: Mengenal ibu dari Raja-raja Pajajaran

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:43 WIB

Sarapan dengan telur dadar atau ceplok? Ternyata cara masak berdampak beda bagi tubuh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:29 WIB

10 objek wisata alam di Sukabumi terpopuler 2026, lengkap harga tiket masuk, kelebihan dan lokasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Penyanyi ska Givani Gumilang hibur ribuan warga Sukabumi, intip profil lengkapnya

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:46 WIB

Bahas pendapatan, Perhutani KPH Sukabumi kumpulkan pelaku wisata kawasan hutan

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:26 WIB

Cerita pensiunan berwisata ke Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi naik Honda Supra X

Berita Terbaru