Inggris dan Deretan Negara Muslim Menolak Film The Lady of Heaven, Ini Alasannya

- Redaksi

Rabu, 15 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cover film The Lady of Heaven. l Istimewa

Cover film The Lady of Heaven. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Film The Lady of Heaven menuai banyak penolakan dari berbagai negara, terutama negara berpenduduk mayoritas Muslim. Bahkan di Inggris, di mana film tersebut diproduksi juga sudah dilarang.

Film ini juga menyebabkan pemecatan seorang imam sebagai penasihat pemerintah untuk pemerintah Inggris. Lantas bercerita tentang apa film The Lady of Heaven ini.

Terbaru, negara Maroko pada Sabtu (11/6/2022), menyatakan bahwa mereka telah melarang film produksi Inggris tentang putri Nabi Muhammad itu, yang oleh umat Islam di sejumlah negara telah dikecam karena dianggap sebagai penghujatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pusat Sinematografi Maroko (CCM) dalam sebuah pernyataan mengungkapkan, The Lady of Heaven tidak akan menerima lisensi untuk tayang di Maroko. Keputusan melarang film yang disutradarai Eli King itu tayang di Maroko baik secara komersial atau budaya di.

Drama ini disebut-sebut sebagai film pertama tentang kehidupan putri Nabi Muhammad, Fatimah, dan menarik hubungan antara kelompok Negara Islam (IS) di abad ke-21 dan tokoh-tokoh sejarah dalam Islam Sunni.

Keputusan CCM mengikuti Dewan Ulama Tertinggi Maroko, otoritas agama tertinggi kerajaan, dengan tegas mengecam film tersebut dalam sebuah pernyataan pada Sabtu.

Mereka mengatakan film itu adalah pemalsuan mencolok dari fakta-fakta sejarah Islam yang mapan.

Jaringan Bioskop Terbesar Membatalkan Penayangan The Lady of Heaven

Film The Lady of Heaven telah dirilis di Inggris pada 3 Juni lalu. Namun, setelah protes pecah di luar bioskop, jaringan bioskop terbesar kedua di dunia, Cineworld, membatalkan semua pemutaran film tersebut.

Baca Juga :  Pemeran dan Sinopsis La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka serta kesan film mania Sukabumi

Sebelum Maroko, Mesir, Pakistan, Iran, dan Irak termasuk di antara negara-negara yang telah lebih dulu mengecam film The Lady of Heaven sebagai penghujatan.

Alasan The Lady of Heaven Diprotes Umat Muslim

The Lady of Heaven, film yang mengangkat tentang putri Nabi Muhammad, yakni Fatimah menuai banyak kontroversi di sejumlah negara. Film yang dirilis pada 3 Juni 2022 lalu ini diketahui telah ditarik di seluruh jaringan bioskop di Inggris dengan alasan kekhawatiran akan keselamatan staf dan pelanggan.

Dilansir dari laman firstpost, film ini diketahui ditulis oleh ulama muslim Syiah yakni Sheikh Yasser al-Habib dan disutradarai oleh Eli King, yang merupakan aktor Australia keturunan Mesir.

Film The Lady of Heaven ini menunjukkan dua kisah terpisah yang berlangsung selama 1.400 tahun; kisah modern mengikuti Laith, seorang bocah lelaki Irak yang diadopsi oleh Bibi Fatimah setelah ibunya terbunuh dalam perang.

Laith belajar tentang perjuangan Fatimah melalui cerita Bibi dan secara bertahap belajar untuk mengatasi tantangan dunia modernnya.

Sesuai sinopsis film, Lady Fatimah digambarkan sebagai ‘korban pertama terorisme’. Produser eksekutif The Lady of Heaven, Malik Shlibak, mengatakan kepada Sky News bahwa film tersebut menceritakan kisah hidup, perjuangannya, perjalanan yang dilaluinya Fatimah.

Baca Juga :  Mengenang Ratu Elizabeth II, Silsilahnya Sampai ke Nabi Muhammad SAW

Salah satu dari banyak masalah dengan film ini adalah penggambaran nabi-nabi Islam. Meskipun tidak ada aktor yang memainkan peran Nabi Muhammad atau Fatimah, film ini telah menyebabkan kehebohan di kalangan komunitas Muslim, yang memandang rendah dan dalam banyak kasus menganggap penggambaran visual Nabi sebagai penghujatan.

Ada juga kritik besar-besaran terhadap film tersebut karena penggambaran beberapa karakter lain, termasuk sahabat Nabi Muhammad, Abu Bakar dan Umar bin al-Khattab, khalifah pertama Islam.

Editor Agama BBC, Aleem Maqbool, mengatakan kritik berpusat pada cara Yasser al-Habib, penulis naskah, yang menggambarkan tokoh-tokoh terkemuka yang dihormati di awal Islam Sunni, menyiratkan bahwa ada perbandingan antara tindakan mereka dengan tindakan kelompok Negara Islam di Irak.

Lantaran kontroversinya, perilisan film di Inggris disambut dengan protes besar-besaran dengan banyak yang menuntut agar bioskop tidak menayangkannya.

Sebuah petisi juga telah dibuat oleh seorang pengguna bernama Muslim UK dan sekarang ditandatangani oleh lebih dari 126.000 orang, meminta agar film tersebut dihapus dari layar lebar. Dikatakan bahwa film tersebut menyebabkan “sakit hati” dan “menyebarkan informasi palsu tentang Islam”, dan “secara langsung tidak menghormati” Nabi Muhammad.

Shahid Ali, seorang ulama yang mengorganisir protes terhadap film di Bradford, mengatakan kepada Sky News bahwa film tersebut menyajikan narasi palsu dari khalifah awal Islam … dari mereka menjadi teroris.

Berita Terkait

Untuk lawan koalisi Islam, PM Israel bakal bentuk “Aliansi Heksagon”
King Salman Award siapkan Rp40 miliar untuk hadiah lomba penghafal AlQuran
Deal! Barang AS masuk Indonesia tak perlu sertifikasi halal, 1.819 produk RI tarif 0%
Profil Kim Ju-ae, gadis 13 tahun dipilih Kim Jong-un jadi calon presiden Korea Utara
Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan
Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah
Gabung Dewan Perdamaian bareng Indonesia, Israel bombardir Gaza tewaskan 32 orang
Setelah LGBT Rusia ditetapkan sebagai gerakan teroris dan ekstremis

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:22 WIB

Untuk lawan koalisi Islam, PM Israel bakal bentuk “Aliansi Heksagon”

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:00 WIB

King Salman Award siapkan Rp40 miliar untuk hadiah lomba penghafal AlQuran

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:00 WIB

Deal! Barang AS masuk Indonesia tak perlu sertifikasi halal, 1.819 produk RI tarif 0%

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:00 WIB

Profil Kim Ju-ae, gadis 13 tahun dipilih Kim Jong-un jadi calon presiden Korea Utara

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:59 WIB

Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan

Berita Terbaru

Ilustrasi kades menerima Dana Desa 2026, jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya - sukabumiheadline.com

Regulasi

Anjlok! Ini rincian Dana Desa 2026 se-Kabupaten Sukabumi

Kamis, 26 Feb 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi debt collector merampas sepeda motor milik nasabah leasing - sukabumiheadline.com

Regulasi

5 tips dari polisi hadapi debt collector rampas kendaraan

Kamis, 26 Feb 2026 - 01:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131