Menghitung produksi dan 26 kecamatan penghasil buah mangga di Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi memanen buah mangga - sukabumiheadline.com

Ilustrasi memanen buah mangga - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Mangga adalah buah tropis populer dari genus Mangifera indica, dikenal karena rasa manis dan aroma harumnya, serta kaya vitamin C, A, dan serat.

Meskipun memiliki kandungan gizi dan vitamin yang baik buat tubuh, tidak banyak petani di Kabupaten Sukabumi yang menanam buah ini. Karenanya, buah mangga Sukabumi tidak sepopuler durian Cikakak atau lainnya.

Namun, dirangkum sukabumiheadline.com dari data Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, sedikitnya petani di 26 kecamatan dari 47 kecamatan yang ada menanam buah yang terkenal lezat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah daftar 26 kecamatan di Sukabumi yang tercatat menghasilkan produksi mangga signifikan di kabupaten ini, dikutip dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (21/5/2026):

  1. Ciemas: 12.500 kuintal
  2. Ciracap: 2.500 kuintal
  3. Cibitung: 85 kuintal
  4. Jampang Kulon: 1.500 kuintal
  5. Cimanggu: 250 kuintal
  6. Tegalbuleud: 2.155 kuintal
  7. Palabuhanratu: 24,90 kuintal
  8. Simpenan: 837,50 kuintal
  9. Warungkiara: 394 kuintal
  10. Bantargadung: 112,50 kuintal
  11. Cikembar: 158,40 kuintal
  12. Sukabumi: 20 kuintal
  13. Cisaat: 724 kuintal
  14. Cibadak: 505 kuintal
  15. Cicantayan: 78 kuintal
  16. Caringin: 346 kuintal
  17. Nagrak: 2.405,80 kuintal
  18. Ciambar: 1.956 kuintal
  19. Cicurug: 501 kuintal
  20. Cidahu: 500 kuintal
  21. Parakansalak: 100 kuintal
  22. Bojonggenteng: 790 kuintal
  23. Kalapanunggal: 1.643 kuintal
  24. Cisolok: 3.000 kuintal
  25. Cikakak: 3.600 kuintal
  26. Kabandungan: 500 kuintal

Dengan demikian, total mangga yang dihasilkan dari Kabupaten Sukabumi pada 2025 sebanyak 37.196,10 kuintal atau sekira 37,196 ton.

Jumlah tersebut anjlok dibandingkan produksi pada 2024 yang sebanyak 115.130 kuintal atau 115,130 ton. Namun, tidak ada penjelasan resmi terkait anjloknya produksi mangga di Kabupaten Sukabumi tersebut.

Manfaat buah mangga

  • Kesehatan: Kaya vitamin C (kekebalan tubuh), vitamin A (kesehatan mata), serat (pencernaan), dan antioksidan.
  • Pengobatan: Daunnya digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan mengobati asma.

Selain itu, manfaat lainnya adalah pada bagian bunga yang bisa digunakan untuk mengusir nyamuk, dan kayunya untuk furnitur.

Karakteristik buah mangga

Buah ini memiliki berbagai jenis seperti Gedong Gincu, Arumanis, dan Manalagi, dengan tekstur daging bervariasi dari lembut hingga berserat, dan dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi jus, rujak, dan lainnya.

Selain buahnya, daun dan kayunya juga memiliki manfaat, seperti daun untuk obat dan kayu untuk konstruksi dan furnitur.

Buah ini bisa diimakan langsung, dibuat jus, rujak, dan salad buah. Sedangkan, daun mangga yang masih muda bisa dikonsumsi sebagai lalapan atau sayur.

  • Jenis Buah: Buah batu (drupe) dengan kulit tipis, daging tebal, dan biji tunggal keras di tengah.
  • Bentuk: Bervariasi, dari bulat hingga lonjong meruncing.
  • Warna: Hijau, kuning, hingga merah, tergantung jenisnya.
  • Tekstur: Lembut hingga berserat, tergantung kultivar.

Jenis-jenis populer di Indonesia

  • Gedong Gincu: Merah-kuning, manis, dari Cirebon/Indramayu.
  • Arumanis: Hijau, lonjong, daging lembut, dari Probolinggo.
  • Manalagi: Perpaduan Arumanis dan Golek, daging tebal, berserat.
  • Alpukat: Hasil persilangan, dimakan dengan cara dibelah.
  • Golek: Lonjong, manis, tidak berserat.

Berita Terkait

Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut
Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!
Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan
Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi
Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing
Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang
Mengenal 27 produk kerajinan khas Jawa Barat, ada Batik Lokatmala Sukabumi
Ini 40 kecamatan penghasil jambu biji di Sukabumi, Indonesia juara dunia

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:44 WIB

Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:21 WIB

Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:56 WIB

Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:03 WIB

Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:28 WIB

Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing

Berita Terbaru