Innalillahi, 89 Warga Surade Sukabumi Keracunan Massal

- Redaksi

Senin, 23 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga diduga korban keracunan makanan di Surade, Sukabumi. l Istimewa

Warga diduga korban keracunan makanan di Surade, Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Minggu, 21 Agustus 2021, kelabu bagi warga Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Puluhan warga mengalami keracunan massal yang diduga dari hidangan di sebuah acara resepsi pernikahan.

Dalam laporan tertulis diterima sukabumiheadines.com, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Surade Solih Sunarya mengungkapkan, sedikitnya 89 orang undangan merasakan mual-mual disertai muntah, diare dan merasa lemas.

Gejala tersebut dirasakan usai mengonsumsi hidangan prasmanan, nasi dan daging sapi, di rumah keluarga H. Memed di Kampung Sindanghayu I RT 26/03 Desa Wanasari, yang menggelar pesta pernikahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada 89 orang merasakan mual disertai muntah, diare dan lemas. Semuanya mulai merasakan keluhan tersebut sejak pukul 19.30 WIB. Sampai pukul 23.50 WIB, sebanyak 77 warga yang mengalami keluhan, mendapatkan penanganan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Wanasari. Sementara, 12 orang lagi di Puskesmas Surade,“ kata dia.

Baca Juga :  Perum Bumi Mutiara Indah 6 dinilai asal-asalan, ini kata Kades Parungkuda Sukabumi

Solih menambahkan, pihaknya telah mengambil sample makanan, bumbu masakan dan muntahan untuk diuji di laboratorium.

“Kami telah mengambil sample makanan, bumbu masakan dan muntahan untuk diuji di Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah-red),“ imbuh Solih dalam laporannya.

Adapun ke-77 warga yang mengalami keluhan, mendapatkan penanganan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Wanasari, adalah warga Kampung Sindanghayu, yakni Cecep, Ebin, Ratna, Mariah, Ani Lestri, Entas, Amel, Sedah, Aah, Arip, Minah, Heti, Juariah, Ramdan, Jojoh, Sopiah, Lanti, Emah, Jesika dan Aenah.

Kemudian Cepi, Rimawati, Irna, Ela, Lelah, Emar, Ratna, Anah, Ilal, Sulis, Karina, Imas, Empur, Sindi, Al Zam, Lela, Nuryati, Munah, Rahman, Sutisna, Liah, Jua, Lina, Noval, Patmah, Riyan, Saepuloh, Yandi, Jalal, Risma, Jahra, Soprah, Aisah, Ita, Isah, Iroh, H. Yeni, H. Palah, Siti Saadah, Nelis, Rini, Enur, Uen, Dedah, Raisya dan Ratna.

Baca Juga :  Dua Tahun Hilang, Begini Kemeriahan Hari Nelayan 2022 di Palabuhanratu Sukabumi

Selanjutnya, 3 warga Kampung Ciateul yang diduga mengalami keracunan makanan, adalah H. Atipah, Isoh dan Jahwa. Dan Warga Kampung Banjaesari, yakni Lisda, Devi dan Ade, dan 2 warga Kampung Cipeuteuy, adalah Epon dan Resti. Lalu, dua warga Kampung Cirongga, yaitu Sandi dan Yuli, serta satu orang dari Kampung Sumurtilu, yaitu Ibro.

Sedangkan, 12 orang lainnya mendapat perawatan medis tempat praktek Ramdan, seorang perawat di Puskesmas Surade, di Kampung Simpangkaret RT 03 01, Desa Citanglar, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Ke-12 korban merupakan warga Kampung Simpangkaret RT 03/01, mereka adalah Enjoy, Yuyu, Emul, Emad, Ale, Ida, Nani, Nabun, Enur, Kesih, Leni dan Yohanah.

Kasus tersebut saat ini sudah ditangani Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Surade.

Berita Terkait

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Berita Terbaru

Internasional

Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah

Jumat, 6 Feb 2026 - 09:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131