Iseng Tak Pandang Bulu, Kaca Jendela Gedung Pengadilan Negeri Cibadak Sukabumi Diketapel

- Redaksi

Kamis, 10 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jendela Gedung Pengadilan Negeri Cibadak pecah diketapel. l Istimewa

Jendela Gedung Pengadilan Negeri Cibadak pecah diketapel. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Sebuah lubang dengan diameter kurang lebih seukuran jari kelingking terlihat di kaca lantai dua Gedung Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Salah seorang pegawai mendengar suara keras yang diduga memicu lubang tersebut.

Sebelumnya, tidak diketahui asal mula lubang di kaca jendela luar ruang Kepaniteraan Pidana tersebut, sejumlah petugas kepolisian dari Unit Tipidum Satreskrim Polres Sukabumi pun terjun langsung melakukan olah TKP.

“Jam 06.30 pagi, didengar oleh salah seorang tenaga kontrak, sehingga kemudian yang bersangkutan mendatangi ruangan tersebut dan menemukan adanya lubang. Cuma penyebab dari lubang itu yang belum dipastikan apa yang jadi penyebabnya,” kata Ketua PN Cibadak, Mahendrasmara Purnamajati, Rabu (9/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa jam kemudian, tiga anak diamankan polisi dari sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) pecahnya kaca di lantai dua Gedung PN Cibadak tersebut.

Turut diamankan dari tangan ketiga bocah itu, sebuah ketapel serta sejumlah kelereng dari tangan mereka.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Dian Purnomo mengatakan hasil olah TKP diketahui lubang itu disebabkan batu ketapel yang dilontarkan oleh salah seorang anak.

“Ya kita tadi sudah melaksanakan olah TKP, terus kita tadi sudah melakukan penyisiran dan akhirnya kita temukan fakta bahwa kejadian tersebut merupakan ulah dari anak yang bermain katapel,” kata Dian, Rabu (9/8/2023).

Dian menjelaskan saat ini tiga anak yang diduga bermain ketapel tersebut masih menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

“Jadi anak yang bermain katapel itu saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh unit PPA, terus barang bukti juga ada yang kita amankan,” ujar Dian.

Terkait kronologi kejadian, Dian menjelaskan ketiga anak tersebut diketahui pagi tadi tengah bermain ketapel di sekitar lokasi atau tepatnya di samping gedung PN Cibadak.

“Jadi disamping TKP di kantor PN, ada sekolah nah disitu mereka berkumpul pagi-pagi bermain katapel, tidak ada kaitan teror atau apa. Ini ada barang bukti yang diamankan satu katapel,” ungkap Dian.

“Kalau suara ledakan, tadi dari saksi suara ledakan dari arah pecahan kaca. Bisa di tunjukan, itu dari jarak sekitar 50 meter dari lokasi anak ke kaca atau TKP,” pungkasnya.

Berita Terkait

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:42 WIB

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Berita Terbaru