Jadi Wadah Kreativitas Pelajar NU, IPPNU Luncurkan Student Creative Hub

- Redaksi

Sabtu, 9 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Student Creative Hub IPPNU. l Istimewa

Student Creative Hub IPPNU. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) meluncurkan Student Creative Hub di Asrama Haji Bekasi pada Jumat (1/12/2023) lalu.

Program ini diluncurkan langsung oleh Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Suaedy, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Safira Mahrusah, dan Ketua LP Maarif PBNU Moh Ali Ramdhani.

Ketua Umum PP IPNU Whasfi Velasufah mengatakan Student Creativ Hub merupakan platform IPPNU yang digunakan sebagai wadah kreativitas pelajar dalam memberikan kontribusi dan partisipasi dalam pembangunan berkelanjutan (SGDs).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Grand design PP IPPNU masa bakti 2022-2025 ini mencakup 3 golongan yakni bidang Organisasi, bidang Kaderisasi, dan bidang Partisipasi.

“PP IPPNU berupaya mengoptimalkan SDM agar mampu bersaing dan berperan dalam generasi emas Indonesia 2045. Salah satu tugas pengurus IPPNU ialah menciptakan program partisipasi. Yang dimaksud dalam hal ini ialah, para pelajar harus mengetahui dan terlibat langsung dalam isu-isu berkembang melalui berbagai cara,” tutur Vela seperti dikutip dari nu.or.id, Sabtu (9/12/2023).

Baca Juga :  Survei: Cawapres Pilihan Warga NU Bukan Erick Thohir atau Sandiaga Uno

Beberapa program yang akan diselenggarakan adalah seminar nasional yang akan dikemas dengan beberapa sub tema seperti Scholarsip, Creative Digital Transformation, serta Peer Educator dalam isu kesehatan dan sosial politik.

Pertama, program Scholarship merupakan platform pendidikan untuk IPPNU bekerja sama dengan kitabisa.com untuk pelatihan agar mendapatkan beasiswa LPDP.

Tujuannya untuk mendapatkan akses kependidikan yang berkualitas termasuk pada masuk akses ke beberapa perguruan tinggi di dalam negeri dan luar negeri yang tidak bisa dijangkau secara finansial.

Kedua, peer educator. Program ini merupakan strategi untuk melakukan kampanye dan mempengaruhi teman sebaya untuk melakukan hal positif dalam hal ini isu kesehatan reproduksi, mental, stunting, perundungan, dan kekerasan seksual.

Baca Juga :  Jokowi: Semua Pelajar di Tanah Air Silakan Belajar Tatap Muka kalau Sudah Divaksin

“Tujuan program ini edukasi dan sosialisasi terkait dengan pentingnya memahami kesehatan reproduksi, kesehatan mental para remaja dan bullying, kekerasan seksual. Mendorong untuk lebih aware dengan lingkungan yang melekat dalam remaja,” terangnya.

Ketiga, program creative digital transformation. Melalui program ini, IPPNU telah melakukan kerja sama dengan Karier Web yang merupakan sebuah platform memberikan layanan pengembangan karir dan profesional.

Bentuk kerja sama tersebut adalah pembentukan sebuah platform karier untuk IPPNU dengan nama Karier Web IPPNU.

Platform tersebut membuka lowongan pekerjaan, pelatihan pengembangan skill untuk kader IPPNU seluruh Indonesia. Tujuan untuk menunjang kompetisi IPPNU khususnya dalam bidang kerja dalam pengembangan karir serta menyediakan layanan carier class dan konsultasi karir dan resume professional.

“Sasaran dari program ini adalah mahasiswa, anggota IPPNU dan para pencari pekerjaan. Program ini baru berjalan ditahap perekrutan dan pengaktifan platform yang rencananya akan dilakukan pelatihan pada Desember 2023,” tandasnya.

Berita Terkait

Kisah Tatiana, gadis pemberani dari Jampang Tengah Sukabumi dihukum mati di Groningen
Sejarah Gedung Sate: Nama awal, data teknis hingga konsep arsitektur
Bolehkah shalat Tahajud tanpa tidur terlebih dulu? Begini maknanya menurut ulama
Perempuan dan wanita dalam terjemahan AlQuran: Islam realisasikan kesetaraan gender
Beda hukum mencukur bulu kemaluan dan pangkas habis jenggot dalam Islam
Ulama harus jadi garda terdepan, Fatwa MUI: Haram buang sampah ke sungai, danau, laut
Ruben Onsu kian dekat dengan Sukabumi, ini momen belajar agama di Ponpes Darul Habib
Haram! Islam melarang menjual rambut yang sudah dipotong

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 13:49 WIB

Kisah Tatiana, gadis pemberani dari Jampang Tengah Sukabumi dihukum mati di Groningen

Sabtu, 29 November 2025 - 14:48 WIB

Sejarah Gedung Sate: Nama awal, data teknis hingga konsep arsitektur

Jumat, 28 November 2025 - 18:29 WIB

Bolehkah shalat Tahajud tanpa tidur terlebih dulu? Begini maknanya menurut ulama

Jumat, 28 November 2025 - 12:33 WIB

Perempuan dan wanita dalam terjemahan AlQuran: Islam realisasikan kesetaraan gender

Kamis, 27 November 2025 - 16:00 WIB

Beda hukum mencukur bulu kemaluan dan pangkas habis jenggot dalam Islam

Berita Terbaru