Jumlah pemeluk Protestan dan Katolik di Kabupaten Sukabumi, ini kecamatan terbanyak

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gereja Protestan dan Gereja Katolik - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Gereja Protestan dan Gereja Katolik - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi merupakan darah terluas se-Jawa Barat. Penduduk kabupaten ini nyaris 3 juta jiwa, yakni 2.899.139 jiwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Desember 2025.

Dari jumlah tersebut, mayoritas memeluk agama Islam dan agama resmi lainnya, serta keyakinan lain yang diakui pemerintah Indonesia dan dijamin Undang-Undang Nomor 1/PNPS/1965.

Jumlah pemeluk Protestan dan Katolik di Kabupaten Sukabumi 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi yang mencapai 2.89 juta jiwa lebih, menurut data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sukabumi, mayoritas memeluk agama Islam, yakni mencapai hampir 97 persen. Sedangkan, sekira 3 persen sisanya sisanya memeluk non Islam. Baca selengkapnya: Membanding jumlah pemeluk Islam dan non-Muslim di Sukabumi 2026

Berikut jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi yang memeluk Protestan dan Katolik terbanyak di 10 kecamatan, dikutip sukabumiheadline.com, Ahad (21/6/2026).

  1. Cikembar: Protestan 1.341 jiwa, Katolik 161 jiwa
  2. Cicurug: Protestan 1.232 jiwa, Katolik 511 jiwa
  3. Cibadak: Protestan 673 jiwa, Katolik 255 jiwa
  4. Palabuhanratu: Protestan 661 jiwa, Katolik 98 jiwa
  5. Parungkuda: Protestan 539 jiwa, Katolik 125 jiwa
  6. Sukaraja: Protestan 414 jiwa, Katolik 204 jiwa
  7. Cisaat: Protestan 265 jiwa, Katolik 123 jiwa
  8. Cidahu: Protestan 223 jiwa, Katolik 53 jiwa
  9. Sukabumi: Protestan 198 jiwa, Katolik 93 jiwa
  10. Nagrak: Protestan 179 jiwa, Katolik 55 jiwa

Sementara itu, sisanya tersebar di kecamatan berikut:

  1. Ciemas: Protestan 55 jiwa, Katolik 11 jiwa
  2. Ciracap: Protestan 12 jiwa, Katolik 0 jiwa
  3. Waluran: Protestan 4 jiwa, Katolik 2 jiwa
  4. Surade: Protestan 38 jiwa, Katolik 11 jiwa
  5. Cibitung: Protestan 2 jiwa, Katolik 0 jiwa
  6. Jampang Kulon: Protestan 5 jiwa, Katolik 3 jiwa
  7. Cimanggu: Protestan 1 jiwa, Katolik 0 jiwa
  8. Kalibunder: Protestan 6 jiwa, Katolik 3 jiwa
  9. Tegalbuleud: Protestan 3 jiwa, Katolik 5 jiwa
  10. Cidolog: Protestan 3 jiwa, Katolik 2 jiwa
  11. Sagaranten: Protestan 23 jiwa, Katolik 5 jiwa
  12. Cidadap: Protestan 1 jiwa, Katolik 0 jiwa
  13. Curugkembar: Protestan 0 jiwa, Katolik 0 jiwa
  14. Pabuaran: Protestan 2 jiwa, Katolik 0 jiwa
  15. Lengkong: Protestan 5 jiwa, Katolik 1 jiwa
  16. Simpenan: Protestan 21 jiwa, Katolik 8 jiwa
  17. Warungkiara: Protestan 20 jiwa, Katolik 5 jiwa
  18. Bantargadung: Protestan 5 jiwa, Katolik 2 jiwa
  19. Jampang Tengah: Protestan 31 jiwa, Katolik 7 jiwa
  20. Purabaya: Protestan 1 jiwa, Katolik 5 jiwa
  21. Nyalindung: Protestan 14 jiwa, Katolik 4 jiwa
  22. Gegerbitung: Protestan 2 jiwa, Katolik 3 jiwa
  23. Kebonpedes: Protestan 19 jiwa, Katolik 1 jiwa
  24. Cireunghas: Protestan 17 jiwa, Katolik 0 jiwa
  25. Sukalarang: Protestan 57 jiwa, Katolik 4 jiwa
  26. Kadudampit: Protestan 20 jiwa, Katolik 3 jiwa
  27. Gunungguruh: Protestan 104 jiwa, Katolik 28 jiwa
  28. Cicantayan: Protestan 24 jiwa, Katolik 31 jiwa
  29. Caringin: Protestan 3 jiwa, Katolik 0 jiwa
  30. Ciambar: Protestan 6 jiwa, Katolik 5 jiwa
  31. Parakansalak: Protestan 18 jiwa, Katolik 2 jiwa
  32. Bojonggenteng: Protestan 2 jiwa, Katolik 0 jiwa
  33. Kalapanunggal: Protestan 12 jiwa, Katolik 0 jiwa
  34. Cikidang: Protestan 12 jiwa, Katolik 5 jiwa
  35. Cisolok: Protestan 36 jiwa, Katolik 11 jiwa
  36. Cikakak: Protestan 13 jiwa, Katolik 18 jiwa
  37. Kabandungan: Protestan 19 jiwa, Katolik 10 jiwa

Total di Kabupaten Sukabumi terdapat 6.341 jiwa pemeluk Protestan dan 1.873 pemeluk Katolik.

Untuk informasi, Muslim sebanyak 2.890.089 jiwa, Hindu 53 jiwa, Budha 759 jiwa, Konghucu 11 jiwa, dan Pemeluk agama lainnya 13 jiwa.

Agama resmi diakui pemerintah 

Indonesia mengakui enam agama resmi secara hukum, yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Agama-agama ini dijamin perlindungannya oleh negara berdasarkan Pancasila dan undang-undang yang berlaku.

Semua agama resmi di Indonesia memiliki tempat ibadah, hari besar, dan kitab suci masing-masing yang diakui.

Ilustrasi pemuka agama di Indonesia sedang berdiskusi - sukabumiheadline.com
Ilustrasi pemuka agama di Indonesia sedang berdiskusi – sukabumiheadline.com

Berikut adalah rincian 6 agama yang diakui di Indonesia:

  • Islam: Agama mayoritas dengan tempat ibadah di Masjid. Hari besar: Idul Fitri, Idul Adha.
  • Kristen Protestan: Tempat ibadah di Gereja. Hari besar: Natal.
  • Katolik: Tempat ibadah di Gereja. Hari besar: Natal.
  • Hindu: Tempat ibadah di Pura. Hari besar: Hari Raya Nyepi, Galungan.
  • Buddha: Tempat ibadah di Vihara. Hari besar: Waisak.
  • Konghucu: Tempat ibadah di Klenteng/Litang. Hari besar: Tahun Baru Imlek.

Di luar keenam agama resmi di atas, pemerintah juga menjamin kebebasan penduduk yang memeluk keyakinan dan aliran kepercayaan leluhur bangsa Indonesia, seperti Sunda Wiwitan, Kejawen hinga atheis, dan lainnya.

Berita Terkait

Daftar Muslimah perawat korban perang, public health nurse dan social worker era Nabi SAW
Menelusuri silsilah KH Ahmad Sanusi: Dari Sukabumi ke Sunan Giri hingga Nabi SAW
Suami dipenjara, tiga madzhab melarang istri gugat cerai
Daftar prangko bertema Sukabumi, dari Geopark Ciletuh hingga KH Ahmad Sanusi
Masjid Al Munawaroh Kadudampit, mengintip detail bangunan bersejarah di Sukabumi
Kisah Umar bin Khattab pecat panglima perang Khalid bin Walid karena tak pernah salah
Tinjauan fiqih memungut uang untuk peringatan HUT RI setiap 17 Agustus
Mengenal penguasa Kesultanan Cirebon keturunan Prabu Siliwangi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 03:12 WIB

Daftar Muslimah perawat korban perang, public health nurse dan social worker era Nabi SAW

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:15 WIB

Menelusuri silsilah KH Ahmad Sanusi: Dari Sukabumi ke Sunan Giri hingga Nabi SAW

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:38 WIB

Suami dipenjara, tiga madzhab melarang istri gugat cerai

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Daftar prangko bertema Sukabumi, dari Geopark Ciletuh hingga KH Ahmad Sanusi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Masjid Al Munawaroh Kadudampit, mengintip detail bangunan bersejarah di Sukabumi

Berita Terbaru

Vespa GTV 278 CC - Vespa

Otomotif

Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya

Senin, 24 Agu 2026 - 16:53 WIB