sukabumiheadline.com – Sejumlah 50 karyawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi mengikuti pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan kerja.
Pelatihan digelar di Markas PMI di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Kampung Cibolang, Kecamatan Cisaat, Rabu (23/10/2024).
Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr Hondo Suwito mengatakan, setiap karyawan harus memiliki pengetahuan dasar tentang pencegahan kebakaran agar dapat bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran juga sangat penting. Makanya pelatihan ini dilaksanakan untuk seluruh karyawan,” kata Hondo dalam keterangan tertulis diterima sukabumiheadline.com Rabu petang.
“Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat bila terjadi kebakaran,” sambung dokter yang juga penggiat alam terbuka.
Hondo menjelaskan pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran ini, para peserta diberikan berbagai materi dan praktik langsung dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi.
Materi pelatihan di antaranya, teknik penggunaan alat pemadam api, langkah-langkah evakuasi, dan pembuatan rencana tanggap darurat.
“Peserta juga diajarkan tentang berbagai jenis kebakaran dan cara mencegahnya di lingkungan kerja,” jelas dia.
Hondo menambahkan, dengan dilaksanakannya pelatihan ini, PMI Kabupaten Sukabumi akan terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam penanggulangan bencana, demi keselamatan bersama.
Salah seorang karyawan PMI, Aris Setiawan menuturkan pelatihan penanggulangan kebakaran yang diikutinya sangat bermanfaat. Karena di antaranya mendapatkan berbagai teknik dalam upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran.
“Saya merasa lebih siap untuk menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kerja,” tutur Aris.
Ia juga berharap pelatihan ini dapat mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan atau tempat kerja. Juga karyawan harus bisa merespon dengan cepat bila terjadi kebakaran.
“Tentunya kami berharap kebakaran di lingkungan kerja itu tidak terjadi, makanya kami harus berupaya optimal melakukan pencegahan,” harap Aris.