Karyawan PMI Kabupaten Sukabumi dilatih penanggulangan kebakaran

- Redaksi

Kamis, 24 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawan PMI Kabupaten Sukabumi dilatih penanggulangan kebakaran - Budiyanto

Karyawan PMI Kabupaten Sukabumi dilatih penanggulangan kebakaran - Budiyanto

sukabumiheadline.com – Sejumlah 50 karyawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi mengikuti pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan kerja.

Pelatihan digelar di Markas PMI di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Kampung Cibolang, Kecamatan Cisaat, Rabu (23/10/2024).

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr Hondo Suwito mengatakan, setiap karyawan harus memiliki pengetahuan dasar tentang pencegahan kebakaran agar dapat bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran juga sangat penting. Makanya pelatihan ini dilaksanakan untuk seluruh karyawan,” kata Hondo dalam keterangan tertulis diterima sukabumiheadline.com Rabu petang.

“Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat bila terjadi kebakaran,” sambung dokter yang juga penggiat alam terbuka.

Hondo menjelaskan pelatihan pencegahan dan penanggulangan kebakaran ini, para peserta diberikan berbagai materi dan praktik langsung dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi.

Materi pelatihan di antaranya, teknik penggunaan alat pemadam api, langkah-langkah evakuasi, dan pembuatan rencana tanggap darurat.

“Peserta juga diajarkan tentang berbagai jenis kebakaran dan cara mencegahnya di lingkungan kerja,” jelas dia.

Hondo menambahkan, dengan dilaksanakannya pelatihan ini, PMI Kabupaten Sukabumi akan terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam penanggulangan bencana, demi keselamatan bersama.

Salah seorang karyawan PMI, Aris Setiawan menuturkan pelatihan penanggulangan kebakaran yang diikutinya sangat bermanfaat. Karena di antaranya mendapatkan berbagai teknik dalam upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran.

“Saya merasa lebih siap untuk menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kerja,” tutur Aris.

Ia juga berharap pelatihan ini dapat mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan atau tempat kerja. Juga karyawan harus bisa merespon dengan cepat bila terjadi kebakaran.

“Tentunya kami berharap kebakaran di lingkungan kerja itu tidak terjadi, makanya kami harus berupaya optimal melakukan pencegahan,” harap Aris.

Berita Terkait

Swasembada pangan, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Perkuat kesejahteraan petani
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi diminta sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pria Sukabumi gandir di jembatan, keluarga ikhlas
26 kecamatan di Kabupaten Sukabumi punya camat baru, ini daftarnya
1.654 masjid di Sukabumi terdaftar Program GEBER MAS
Jalan Kabupaten Sukabumi diperbaiki asal-asalan, warga: Bukan efisiensi, tapi pemborosan duit
Pria asal Ciambar Sukabumi pinjam motor berakhir dipermak warga
DPRD Kabupaten Sukabumi sahkan Perda Disabilitas, jamin perlindungan dan pemenuhan hak

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Swasembada pangan, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Perkuat kesejahteraan petani

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi diminta sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Pria Sukabumi gandir di jembatan, keluarga ikhlas

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:35 WIB

26 kecamatan di Kabupaten Sukabumi punya camat baru, ini daftarnya

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:43 WIB

1.654 masjid di Sukabumi terdaftar Program GEBER MAS

Berita Terbaru

Ilustrasi pelajar sekolah dasar (SD) - sukabumiheadline.com

Pendidikan

Prabowo minta 8 bahasa asing diajarkan sejak kelas 1 SD

Selasa, 18 Agu 2026 - 09:00 WIB

Honda Dunk - Honda

Otomotif

Honda Dunk, skuter matic si irit BBM dijual cuma segini

Selasa, 18 Agu 2026 - 03:30 WIB

Ilustrasi istri memarahi suami yang berada di dalam penjara - sukabumiheadline.com

Hikmah

Suami dipenjara, tiga madzhab melarang istri gugat cerai

Selasa, 18 Agu 2026 - 00:38 WIB