KASAD dan Mentan Panen Raya di bekas lahan terlantar perkebunan di Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 5 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KSAD dan Mentan Panen Raya di bekas lahan terlantar perkebunan di Sukabumi - Budiyanto

KSAD dan Mentan Panen Raya di bekas lahan terlantar perkebunan di Sukabumi - Budiyanto

sukabumiheadline.com – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (4/6/2024).

Dalam kunjungan kerjanya di Sukabumi, Jenderal Maruli dan Menteri Andi Amran di antaranya melakukan panen jagung dan singkong di lahan ketahanan pangan (Han Pangan) Kostrad Kampung Neglasari, Desa Ciemas.

Jenderal Maruli mengungkapkan panen raya kali ini dihadiri Menteri Pertanian yang sebelumnya telah menerima pemaparan terkait program ketahanan pangan. Kehadiran Menteri Pertanian dalam kegiatan panen raya ini merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beliau (Menteri Pertanian) setelah kami paparkan sangat antusias dan beliau lihat langsung lihat hari ini,” ungkap Maruli kepada awak media di sela kegiatan panen raya di Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Selasa.

“Ke depannya, kami berharap program Han Pangan menjadi pilot project untuk di daerah lain,” sambung jenderal bintang empat itu.

Dia menjelaskan program Han Pangan butuh perjuangan dan waktu yang tidak sebentar. Lahan yang dimanfaatkan berasal dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) seluas 980 hektar yang dalam kondisi gersang dengan semak belukar.

“Memanfaatkan lahan perkebunan karet yang ditinggal, pohonnya sudah tidak ada, hanya tinggal ilalang, dan tanahnya sudah rusak karena karet,” ujar Maruli.

Dalam pelaksanaan program Han Pangan ini lanjut dia, melakukan kerja sama antara TNI AD khususnya Kostrad dengan masyarakat sekitar lokasi. Sehingga sedikit demi sedikit lahan yang awalnya tidur ini mulai terbuka dan tertata.

“Awalnya memilih komoditas jagung dan singkong untuk penanaman awal ini karena cocok di tanam di lokasi tersebut,”

“Sementara sekarang ini lebih 250 hektar singkong, 130 hektar jagung, dan proses sampai 200 hektar, kami juga sudah menyiapkan lahan untuk ternak sapi 100 hektar,” kata Maruli.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi langkah dan tindakan yang telah dilakukan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak yang menginisiasi dengan konsep pengembangan pangan di tanah air.

“Ini pak KSAD luar biasa secara personal, sejak beliau Danrem di Solo sudah sangat kreatif untuk membantu masyarakat khususnya air,” ucap Amran.

“Jadi kami sebagai Menteri Pertanian berterima kasih atas nama bangsa Indonesia berterima kasih kepada Pak Kasad dan seluruh tim mungkin kita tidak berlebihan kalau kita beri gelar beliau bapak pangan Indonesia,” sambung dia.

Hadir pada panen raya jagung dan singkong di antaranya Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Kepala Polda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus, dan Bupati Sukabumi Marwan Hamami.

Berita Terkait

Statistik dan profil Aymen Hussein, striker kelas Piala Dunia dikabarkan dibidik Persib
Persib longsor dikudeta Borneo FC di klasemen Super League 2025/2026
Tak perlu menang, besok Borneo FC cukup draw untuk gusur Persib dari puncak klasemen
Panpel Bhayangkara FC larang warga ber-KTP Jawa Barat nonton Persib
Deretan pemain naturalisasi yang tak pernah dipanggil Timnas, ada 7 dan 8 eks Persib
3 pemain Persib dipanggil John Herdman perkuat Timnas Indonesia
Ciderai sportivitas, pemerintah Italia tolak gantikan Iran di Piala Dunia 2026 AS-Meksiko
Ditahan draw Arema di GBLA, lampu merah buat Persib

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 01:50 WIB

Statistik dan profil Aymen Hussein, striker kelas Piala Dunia dikabarkan dibidik Persib

Rabu, 29 April 2026 - 20:39 WIB

Persib longsor dikudeta Borneo FC di klasemen Super League 2025/2026

Selasa, 28 April 2026 - 18:00 WIB

Tak perlu menang, besok Borneo FC cukup draw untuk gusur Persib dari puncak klasemen

Selasa, 28 April 2026 - 04:49 WIB

Panpel Bhayangkara FC larang warga ber-KTP Jawa Barat nonton Persib

Minggu, 26 April 2026 - 23:05 WIB

Deretan pemain naturalisasi yang tak pernah dipanggil Timnas, ada 7 dan 8 eks Persib

Berita Terbaru

Ilustrasi nasabah mengambil tabungan di bank - sukabumiheadline.com

Headline

Miris, warga Sukabumi mulai makan tabungan

Kamis, 30 Apr 2026 - 00:01 WIB