Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Tembus 181.000, Tertinggi Selama Pandemi

- Redaksi

Sabtu, 26 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pandemi Covid-19. | Foto: Freepik.com/starline

Ilustrasi pandemi Covid-19. | Foto: Freepik.com/starline

SUKABUMIHEADLINES.com – Satgas Penanganan Covid-19 mencatat rekor baru kasus aktif di Indonesia pada Jumat, 25 Juni 2021 lalu dengan menembus angka 181.000

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia secara akumulasi kini sudah tembus lebih dari 2 juta kasus.

“Bahkan, kasus aktif di Indonesia per kemarin Jumat sudah 181 ribu atau tertinggi sepanjang pandemi. Jadi, sejak kasus pertama diumumkan 2 Maret 2020 hingga sekarang, kasus aktif yang tertinggi itu kemarin,” kata Sonny seperti dikutip dari Republika.co.id, Sabtu, 26 Januari 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebutkan, sebelumnya Indonesia mencapai rekor kasus aktif 176 ribu per 5 Februari 2021. Kemudian, kasus aktif terus turun hingga 87.500 per 18 Mei.

Namun, Sonny menyebut, kasusnya terus meningkat sejak 19 Mei dan tidak pernah berhenti. Ia kembali mengingatkan semua pihak supaya kembali sadar dan paham bahwa Covid-19 bisa dicegah.

“Daripada sakit, mencegah jauh lebih murah dan mudah ketimbang harus kuratif. Yang utama adalah protokol kesehatan 3M dilakukan, salah satunya pakai masker karena untuk melindungi,” katanya.

Berita Terkait

Setelah Lebaran ASN dan pegawai swasta kerja dari rumah
PMI akan kirim bantuan kemanusiaan ke Iran
4 prajurit AL dan AU pelaku siram air keras ke aktivis KontraS dari BAIS TNI
Aktivis KontraS disiram air keras, Yusril: Serangan pada demokrasi
Dapur MBG wajib unggah menu, kadar gizi dan harga di medsos setiap hari
TB Hasanuddin: Kalau memang perjuangkan kemerdekaan Palestina, ajak dong gabung BoP
1 Tahun Dedi-Erwan: Tingkat kepuasan kinerja KDM sangat tinggi, terendah di Sukabumi
Hariqo Wibawa: Tak ada toleransi bagi SPPG mark up harga bahan baku MBG

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:24 WIB

Setelah Lebaran ASN dan pegawai swasta kerja dari rumah

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:33 WIB

PMI akan kirim bantuan kemanusiaan ke Iran

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:45 WIB

4 prajurit AL dan AU pelaku siram air keras ke aktivis KontraS dari BAIS TNI

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:22 WIB

Aktivis KontraS disiram air keras, Yusril: Serangan pada demokrasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 03:23 WIB

Dapur MBG wajib unggah menu, kadar gizi dan harga di medsos setiap hari

Berita Terbaru

Ilustrasi ASN sedang bekerja - sukabumiheadline.com

Nasional

Setelah Lebaran ASN dan pegawai swasta kerja dari rumah

Jumat, 20 Mar 2026 - 01:24 WIB

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

PMI akan kirim bantuan kemanusiaan ke Iran

Kamis, 19 Mar 2026 - 23:33 WIB