Kedai Trapesium Sukabumi, Bukan Angkringan Biasa

- Redaksi

Sabtu, 18 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Kedai Trapesium. I Istimewa

Suasana Kedai Trapesium. I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I CIKOLE – Warung angkringan yang dulu begitu identik dengan kaum wong cilik di Yogyakarta, kini bisa dengan mudah ditemui keberadaannya di Sukabumi. Harga murah meriah dan sedap di lidah.

Seperti di daerah asalnya, angkringan lebih mirip kedai makan berjalan yang bisa dibuka tutup kapan saja. Gerobak angkringan menjajakan beragam jenis masakan dengan harga murah meriah.

Kini, banyak pengusaha angkringan berinovasi, baik dalam hal menu maupun tata letak tempat menyantap makanannya. Seperti yang dilakukan Rosna Shufikardina (32) seorang wanita Sukabumi yang mengubah konsep angkringannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika umumnya kedai angkringan hanya menyediakan tikar saja, atau lesehan, lain hal dengan angkringan milik Rosna. Kedai angkringan milik Rosna didesain mirip cafe, tapi jenis makanan yang di jual dan harga dijamin ramah di kantong.

“Saya liat angkringan di Sukabumi sedang menjamur. Saya berfikir, sambil ngurus orang tua kenapa gak coba untuk membuka usaha kuliner. Setelah berunding dengan suami, akhirnya kita sepakat untuk membuka angkringan dengan nama Kedai Trapesium, tapi kita fasilitasi tempat nongkrong yang nyaman dan harga kita samakan untuk menu yang sama dengan angkringan lainnya,” ungkap Rosna kepada sukabumiheadlines.com, Jumat (17/12/2021).

Kedai Trapesium terletak di Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Di sini, pengunjung juga bisa menikmati berbagai menu angkringan pada umumnya, serta menu lain yang membedakan dengan angkringan lainnya.

“Untuk menunya sendiri, selain seperti menu angkringan pada umumnya, kita juga punya menu khas di sini, seperti nasi krawuan dengan pilihan lauk, gepuk atau paru sapi, goreng nangka, nanas, chicken katsu, kwetiau, tomyam, roti bakar dan pisang keju, serta aneka jenis minuman” kata Rosna.

Harga menu di Kedai Trapesium sangat terjangkau, dari mulai Rp2 ribu hingga Rp25 ribu.

Rosna menambahkan, untuk para pecinta kuliner khas Jogja yang berada di Sukabumi, kedai ini buka setiap hari mulai pukul 12.00 sampai 21.00 WIB. Untuk weekend mulai buka pukul 12.00 sampai 22.00 WIB,” pungkasnya.

Berita Terkait

LPEM FEB UI: Mahasiswa sains, teknologi, teknik dan matematika kian sulit cari kerja
Innalillahi, Aries Budiman, artis dan drummer band Garasi asal Sukabumi meninggal dunia
Profil Cecep Herawan, Dubes RI untuk Korea Selatan terima Deputy CEO PERSIB di Seoul
5 tradisi zaman dulu yang perlahan ditinggalkan wanita Sukabumi
Menelusuri cerita Gatotkaca singgah di Purabaya Sukabumi
9 pelajar Sukabumi ikuti Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional 2026
Sinopsis dan bintang film Agensi Rumah Tangga, bisnis baru Enzy Storia usai PHK
Kala penyair legendaris Taufiq Ismail baca puisi di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:54 WIB

LPEM FEB UI: Mahasiswa sains, teknologi, teknik dan matematika kian sulit cari kerja

Sabtu, 19 September 2026 - 14:13 WIB

Innalillahi, Aries Budiman, artis dan drummer band Garasi asal Sukabumi meninggal dunia

Jumat, 18 September 2026 - 22:51 WIB

Profil Cecep Herawan, Dubes RI untuk Korea Selatan terima Deputy CEO PERSIB di Seoul

Jumat, 18 September 2026 - 19:42 WIB

5 tradisi zaman dulu yang perlahan ditinggalkan wanita Sukabumi

Kamis, 17 September 2026 - 15:53 WIB

Menelusuri cerita Gatotkaca singgah di Purabaya Sukabumi

Berita Terbaru